DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indragiri Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indragiri Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur mulai mengerucutkan fokus pengawasan terhadap dua bank milik daerah, yakni Bank Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur. Tak sekadar membaca laporan tahunan, Pansus menegaskan akan menguji secara detail efektivitas bisnis, kontribusi dividen, hingga penerapan tata kelola perusahaan.

Rapat pendalaman digelar Jumat (27/2/2026) sebagai bagian dari proses assessment sebelum rekomendasi final disusun pada Mei–Juni 2026. Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Agung Mulyono, menyebut proses yang berjalan saat ini bukan formalitas administratif, melainkan pembacaan menyeluruh terhadap arah dan performa kedua bank daerah tersebut.

“Masih tahap pengumpulan data dan assessment. Kami mendalami dan memaknai bagaimana kinerja mereka. Penajaman dilakukan agar rekomendasi nanti benar-benar tepat,” kata Agung.

Pansus menegaskan, indikator utama bukan hanya pertumbuhan aset atau ekspansi kredit, melainkan kontribusi riil terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen. “Kita membutuhkan perusahaan yang sehat dan mampu berkolaborasi. Ending-nya jelas: dividen untuk Pemprov Jatim dan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tegas Bendahara DPD Demokrat Jatim itu.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan BUMD sektor perbankan harus terukur manfaatnya, bukan sekadar menunjukkan performa angka tanpa dampak ekonomi yang terasa.

Sorotan pada GCG dan Relasi Direksi–Komisaris
Wakil Ketua Pansus, Abubakar, menekankan pentingnya penguatan Good Corporate Governance (GCG), terutama hubungan kerja antara direksi dan komisaris. Menurutnya, pengawasan yang lemah dan target yang tidak jelas berpotensi memunculkan persoalan seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

“Pengawasan dan penentuan target harus efektif. Jangan sampai ada masalah berulang,” ujarnya.

Selain tata kelola, Pansus juga menyoroti indikator teknis seperti BOPO (biaya operasional terhadap pendapatan operasional), NPL (kredit bermasalah), serta proyeksi dividen ke depan.

Pansus juga memetakan diferensiasi pasar kedua bank. Bank UMKM dinilai fokus pada pembiayaan sektor mikro dan UMKM, sementara Bank Jatim bergerak di segmen yang lebih luas, termasuk korporasi dan pembiayaan pemerintah daerah. “Market-nya berbeda dan insya Allah bisa tumbuh bersama,” kata Abu bakar.

Meski demikian, Pansus ingin memastikan diferensiasi tersebut benar-benar menghasilkan sinergi, bukan justru tumpang tindih atau inefisiensi.

Pansus dijadwalkan masih akan mengundang BUMD lain serta membuka kemungkinan rapat lanjutan apabila ditemukan aspek yang perlu klarifikasi lebih mendalam. Targetnya jelas: rekomendasi final pada Mei–Juni 2026 yang tidak hanya normatif, tetapi memberi arah strategis penguatan BUMD ke depan.

Dengan dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif dan tuntutan transparansi publik yang kian tinggi, DPRD Jatim tampaknya ingin memastikan bahwa bank-bank daerah tidak sekadar “aman secara laporan”, tetapi benar-benar kuat secara fundamental, sehat secara tata kelola, dan maksimal dalam menyumbang dividen bagi pembangunan Jawa Timur.

Berita Terbaru

Pemuda ICMI DIY Gandeng Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Fatayat NU Salurkan Daging Kurban untuk Tekan Stunting

Pemuda ICMI DIY Gandeng Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Fatayat NU Salurkan Daging Kurban untuk Tekan Stunting

Sabtu, 30 Mei 2026 07:30 WIB

Sabtu, 30 Mei 2026 07:30 WIB

Jurnas.net - Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Pentasyarufan…

Kemen-PKP Usulkan Penataan Bantaran Kali Code Diadopsi Nasional

Kemen-PKP Usulkan Penataan Bantaran Kali Code Diadopsi Nasional

Sabtu, 30 Mei 2026 05:30 WIB

Sabtu, 30 Mei 2026 05:30 WIB

Jurnas.net - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia Fahri Hamzah meninjau kawasan Kampung Lampion Code, Kota Yogyakarta, Jumat,…

Poster Armuji–Arif Fathoni Beredar, Golkar Jatim Tekankan Kader Harus Total Mengabdi untuk Rakyat

Poster Armuji–Arif Fathoni Beredar, Golkar Jatim Tekankan Kader Harus Total Mengabdi untuk Rakyat

Jumat, 29 Mei 2026 15:26 WIB

Jumat, 29 Mei 2026 15:26 WIB

Jurnas.net – Dinamika politik menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2029 mulai menghangat. Sejumlah poster pasangan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, A…

Guru ASN SMA-SMK Jatim Menjerit, THR dan TPG Tak Kunjung Cair, Pemprov Dinilai Abai pada Kesejahteraan

Guru ASN SMA-SMK Jatim Menjerit, THR dan TPG Tak Kunjung Cair, Pemprov Dinilai Abai pada Kesejahteraan

Jumat, 29 Mei 2026 11:29 WIB

Jumat, 29 Mei 2026 11:29 WIB

Jurnas.net – Kekecewaan guru ASN SMA dan SMK di Jawa Timur terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur kian memuncak. Hingga pertengahan 2026, tambahan penghasilan …

Dana Transfer Dipangkas Rp935 Miliar, Kabupaten Bandung Tertekan

Dana Transfer Dipangkas Rp935 Miliar, Kabupaten Bandung Tertekan

Kamis, 28 Mei 2026 21:02 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 21:02 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Bandung menghadapi tekanan fiskal cukup berat setelah dana transfer dari pemerintah pusat dipangkas hingga Rp935 miliar.…

SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban, Perkuat Ketahanan Pangan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 20:18 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 20:18 WIB

Jurnas.net— Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Danareksa (Persero) bersama anggota Holding BUMN Danareksa untuk memperkuat ketahanan p…