Menu Makan Gratis Bergizi di Surabaya Akan Bervariasi Agar Siswa Tak Bosan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelajar SDN di Surabaya saat Ujicoba Makan Gratis Bergizi program Presiden RI Prabowo Subianto. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Pelajar SDN di Surabaya saat Ujicoba Makan Gratis Bergizi program Presiden RI Prabowo Subianto. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Penjabat Sementara (PJs) Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, meminta pihak terkait agar memperhatikan soal variasi menu program Makan Gratis Bergizi di sekolah. Tujuannya agar para siswa tidak merasa bosan, serta pemenuhan gizi dalam setiap porsi makanan.

"Evaluasinya variasi menu dan kemasan agar bisa menarik perhatian anak-anak untuk makan. Meskipun menunya hanya telur dan ayam, tapi kalau diolah secara kreatif pasti menjadi daya tarik tersendiri," kata Restu, Kamis, 24 Oktober 2024.

Restu mengaku dirinya telah melakukan peninjauan terkait pelaksanaan uji coba makan gratis berigizi di salah satu sekolah SD Negeri Wonorejo V/316, Jalan Tempel Sukorejo 1/55 pada Rabu kemarin. Peninjauan itu bertujuan untuk memastikan pelaksanaan uji coba makan gratis bergizi di Kota Pahlawan berjalan dengan lancar.

"Saya datang untuk melihat sejauh mana kesiapan Pemkot Surabaya dalam menjalankan program makan gratis bergizi. Alhamdulilah di SDN Wonorejo V/316 ini, saya lihat sudah berjalan dengan lancar dan selalu diawasi oleh bapak dan ibu gurunya," ujarnya.

Restu mengatakan, uji coba makan gratis di Kota Surabaya dilakukan sebagai upaya persiapan menyambut program serentak dari pemerintah pusat. Sehingga, ketika program tersebut benar-benar berjalan setiap sekolah sudah memiliki Standart Operasional (SOP) pelaksanaan. "Program ini harus berdampak karena sebagai salah satu upaya menuntaskan stunting dan menyambut generasi emas 2024. Kita persiapan mulai sekarang," katanya.

Baca Juga : Relawan Eri Cahyadi Sambut Antusias Simulasi Makan Bergizi Gratis

Pelajar SDN di Surabaya saat ujicoba menikmati makan gratis bergizi. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Restu berharap pelaksanaan uji coba makan gratis di Surabaya bisa menjadi bahan acuan untuk daerah lain, khususnya Jawa Timur. "Target kita setelah uji coba selesai pada November mendatang akan ada evaluasi lengkap terkait kondisi nyatanya seperti apa. Nantinya, hasil evaluasi itu akan kita laporkan untuk menjadi bahan pertimbangan pembuatan SOP pelaksanaan makan gratis bergizi," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik), Yusuf Masruh, menekankan bahwa dalam pelaksanaan uji coba makan gratis harus berbasis edukasi karakter. Artinya, setiap siswa dilibatkan untuk mengkoordinasi pembagian makanan hingga pengelolaan sampahnya.

"Makan gratis juga harus menanamkan karakter dan edukasi yang bertanggungjawab bagi anak. Bagaimana mereka mengawali makan dengan doa, membantu mendistribusikan makanan, membuang sampah usai makan. Sehingga kebiasaan ini akan terbentuk dan tetap dijalankan di luar sekolah," kata Yusuf.

Baca Juga : TKD Prabowo-Gibran Jatim Blusukan ke Pasar PPI Surabaya Sosialisasikan Gerakan Makan Gratis

Kata Yusuf, pelaksanaan uji coba makan gratis di Surabaya dilaksanakan dengan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari sisi pemenuhan gizi akan diawasi oleh Dinkes, keterlibatan UMKM dalam penyedian makanan, juga dikoordinasi dengan Dinkopdag dan lainnya. "Kita ajak teman-teman sekolah untuk melakukan evaluasi setiap harinya. Pola kerja untuk uji coba makan gratis ini dengan saling bersinergi," ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini uji coba makan gratis bergizi dilakukan di lima sekolah yakni SD Negeri Klampis Ngasem III /512, Jalan Manyar Kertoarjo III Nomor 107 dan SD Negeri Menur Pumpungan, Jalan Manyar Kartika Timur Nomor 8, SD Negeri Wonorejo V/316, Jalan Tempel Sukorejo 1/55, SD Negeri Lidah Kulon IV, Jalan Lontar Lidah Kulon V Nomor 1 dan SD Negeri Margorejo V/407, Jalan Margorejo Tangsi III Nomor 5, Kota Surabaya.

Berita Terbaru

PLN Bangun Sistem Keamanan Sosial Listrik dari Desa, FKPM Jadi Benteng Awal Lindungi Objek Vital

PLN Bangun Sistem Keamanan Sosial Listrik dari Desa, FKPM Jadi Benteng Awal Lindungi Objek Vital

Senin, 20 Apr 2026 14:37 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:37 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) mulai menggeser pendekatan pengamanan kelistrikan dari sekadar teknis menjadi berbasis partisipasi masyarakat. Hal ini terlihat d…

Anak Buah Tersandung Pungli Tambang, Gubernur Khofifah Tunjuk Nahkoda Baru ESDM Jatim

Anak Buah Tersandung Pungli Tambang, Gubernur Khofifah Tunjuk Nahkoda Baru ESDM Jatim

Senin, 20 Apr 2026 09:04 WIB

Senin, 20 Apr 2026 09:04 WIB

Jurnas.net — Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di tubuh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur tak hanya menyeret pejabat teknis, tetapi juga …

Oknum Jaksa Tanjung Perak Diduga Begal Payudara Bawahan Dilaporkan ke Polisi

Oknum Jaksa Tanjung Perak Diduga Begal Payudara Bawahan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 20 Apr 2026 08:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - Dugaan pelecehan seksual di lingkungan penegak hukum kembali mencuat. Seorang staf honorer di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melaporkan atasannya…

Pemkot Surabaya Bekukan NIK Mantan Suami Penunggak Nafkah Anak, Perkuat Perlindungan Perempuan

Pemkot Surabaya Bekukan NIK Mantan Suami Penunggak Nafkah Anak, Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 20 Apr 2026 07:01 WIB

Senin, 20 Apr 2026 07:01 WIB

Jurnas.net — Kebijakan Pemerintah Kota Surabaya menonaktifkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi mantan suami yang mangkir dari kewajiban nafkah p…

Suporter Protes Laga PSIM Lawan Persija Dipindahkan ke Bali

Suporter Protes Laga PSIM Lawan Persija Dipindahkan ke Bali

Senin, 20 Apr 2026 06:32 WIB

Senin, 20 Apr 2026 06:32 WIB

Jurnas.net - Laga antara PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada Rabu, 22 April 2026, terpaksa dipindah di luar Yogya…

Pemkot Surabaya Pasang CCTV di 179 Titik, Integrasikan Kamera Swasta untuk Keamanan Kota

Pemkot Surabaya Pasang CCTV di 179 Titik, Integrasikan Kamera Swasta untuk Keamanan Kota

Minggu, 19 Apr 2026 23:12 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 23:12 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memilih strategi tak biasa dalam memperluas pengawasan kota bukan sekadar menambah kamera, tetapi “…