SIER Berkembang Pesat, Konjen Amerika Serikat Kunjungi SIER Perkuat Hubungan Ekonomi 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut SIER Didik Prasetyo saat menerima kunjungan Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, John McDaniel. (Dok: Humas SIER)
Dirut SIER Didik Prasetyo saat menerima kunjungan Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, John McDaniel. (Dok: Humas SIER)

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menerima kunjungan kehormatan dari Kepala Bagian Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat, John McDaniel dan Political and Economic Assistant, Kezia Saudale. Kunjungan itu untuk memperkuat hubungan bisnis antara kedua negara.

Dalam pertemuan yang berlangsung gayeng itu, John McDaniel dan Kezia Saudale, mendapatkan informasi perkembangan SIER menjadi kawasan industri yang hijau dan berkelanjutan dari Direktur Utama (Dirut) PT SIER, Didik Prasetiyono.

Dalam kesempatan itu, Didik didampingi seluruh jajaran direksi SIER. Yakni Direktur Pemasaran dan Pengembangan Silvester Budi Agung, Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko Rizka Syafittri Siregar, dan Direktur Operasi Lussi Erniawati.

Usai mendapat paparan, John McDaniel mengaku sangat terkesan dengan kawasan industri SIER yang terus berkembang pesat sejak pertama kali berdiri pada 1974 silam. Dari yang sebelumnya 245 hektare terus berkembang menjadi 1.000 hektare di daerah Surabaya, Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan. Dan ke depan akan meluaskan ekspansinya ke Kabupaten Ngawi.

"Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat sangat penting dan kerjasamanya semakin erat. Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang sangat menjanjikan bagi perusahaan Amerika yang ingin memperluas operasi bisnisnya," kata John McDaniel, Jumat, 29 September 2023.

Dia juga menekankan pentingnya konsep 'triple bottom line' dalam menjalankan bisnis di Indonesia. Ini mengacu pada pengambilan keputusan bisnis yang mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan.

"Perusahaan yang berinvestasi di kawasan industri seperti ke SIER, harus berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan da profitabilitas jangka panjang," kata John Mc Daniel.

Sementara itu, Dirut PT SIER Didik Prasetiyono, mengatakan kunjungan Konsulat Jenderal Amerika Serikat ke SIER menandakan jika hubungan ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat sangat baik. Kunjungan ini menyoroti pentingnya investasi berkelanjutan dalam konteks hubungan bisnis Indonesia dan Amerika Serikat.

Dihadapan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Didik menegaskan, komitmen SIER dalam pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan, dengan berinvestasi dalam teknologi hijau, manajemen limbah dan energi terbarukan.

"Komitmen ini selaras dengan visi pemerintah Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur berbasis lingkungan," kata Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia ini.

Menurut dia, kunjungan Konsulat Jenderal Amerika Serikat ini juga menyoroti potensi kolaborasi disektor sumber daya alam dan energi. Sebab Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, sementara Amerika Serikat adalah salah satu konsumen terbesar minyak dan gas alam di dunia.

"Investasi berkelanjutan disektor ini dapat menguntungkan bagi kedua negara, dan mempromosikan penggunaan yang lebih bijak dari sumber daya alam," kata alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) ini.

Dengan adanya kunjungan dari Konsulat Jenderal Amerika Serikat ini, Didik berharap investasi di kawasan industri SIER semakin memperkuat hubungan bisnis antara Indonesia dan Amerika Serikat, sembari mempromosikan pembangunan berkelanjutan yang memberi manfaat bagi semua pihak.

"Kemitraan yang berfokus pada keberlanjutan adalah kunci menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi kedua negara dan dunia," tandasnya.

Usai pertemuan di Wisma SIER, John McDaniel dan Kezia Saudale diajak keliling melihat hijaunya lingkungan kawasan industri SIER. John McDaniel dan Kezia Saudale juga diajak melihat proses pengolahan air limbah cair terpadu SIER. (Mal/Red)

Berita Terbaru

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…