Janji Bacapres Anies Jika Dapat Mandat Rakyat di Pemilu 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan bakal capres/cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar. (Instagram Cak Imin)
Pasangan bakal capres/cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar. (Instagram Cak Imin)

Jurnas.net - Bacapres Anies Baswedan menyampaikan soal pentingnya kewenangan dalam menetapkan sebuah kebijakan positif terhadap masyarakat. Salah satunya kewenangan yang telah ia lakukan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, berhasil menutup diskotik Alexis.

"Dulu saya bertugas di Jakarta, yang waktu itu ada sebuah tempat yang selalu diprotes, didemo, tapi sangat sulit ditutup. Lalu terjadi pergantian kepemimpinan pergantian gubernur, tempat kami bertugas. Dengan satu tandatangan dan selembar kertas, lalu tempat itu langsung bisa kita tutup. Itu namanya kewenangan," kata Anies, di Surabaya, Minggu malam, 1 Oktober 2023.

Oleh karena itu, lanjut Anies, untuk mendapat kewenangan itu sangat sulit, butuh perjuangan dan dukungan dari semua rakyat Indonesia. Dengan kewenangan, maka seorang pemimpin bakal leluasa dalam melakukan kebajikan, kebaikan untuk masyarakat. "Kalau ada kewenangan maka kita bisa melakukan amar makruf nahi mungkar, maka kita bisa leluasa melakukan kewenangan," katanya.

Anies menyebut kewenangan itu hanya bisa didapat dengan memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Ia berharap masyarakat mendukungnya, jika ingin ada keadilan, perubahan di negeri ini.

"Indonesia saat ini ada banyak kewenangan yang harus diubah. Tapi kewenangan itu bisa didapat lewat apa, lewat Pemilu lewat Pilpres. Jika saya diberikan kepercayaan itu, Insya Allah saya akan menggunakan kewenangan itu dengan baik, dengan keadilan, dan ini sedang kami perjuangkan," ujarnya.

Kemudian, Anies juga menyinggung mengenai berbagai kebijakan saat ini yang tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat. Misalnya harga sembako yang terus meroket tinggi.

Selain itu, Anies juga menyinggung banyaknya petani yang tidak bisa sejahtera, karena harga pupuk yang tidak bisa dijangkau hingga nelayan yang kesulitan berlayar akibat alat-alat yang minim. Padahal, kata Anies, Indonesia memiliki sumber daya yang cukup untuk mensejahterakan rakyatnya.

"Kita ingin ada perubahan di negeri ini, supaya ada keadilan. Bapak ibu beras sekarang mahal apa murah?, biaya kesehatan mahal apa murah?, biaya pendidikan mahal apa murah?. Nah, kita ingin supaya yang beli beras murah, dan petaninya sejahtera melalui kewengan itu," ujarnya.

Anies berjanji apabila dirinya terpilih sebagai Presiden 2024, ia akan mengedepankan kepentingan rakyat. Menurutnya, kewenangan yang diberikan bisa membesarkan yang kecil, tanpa harus mengecilkan yang besar.

"Oleh karena itu, saya bersama Gus Muhaimin saat ini mendapat amanah yang besar, tapi Insya Allah bukan amanah berat. Besar kecil ada ukurannya, berat ringan soal Ridho Allah. Insya Allah kalau dapat Ridho Allah akan menjadi ringan. Jadi, para ulama, para kiai, tugas kita sekarang ini adalah berjuang untuk bisa mendapat kewenangan, agar bisa membuat kebijakan keadilan dan kesejahteraan rakyat," pungkasnya. (Mal/Red)

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …