Kompetisi Light Your Green Action 2024, Upaya PLN Jaring Inovasi Hijau Cegah Krisis Iklim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung PLN Kantor Pusat di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Dok: Humas PLN UID Jatim)
Gedung PLN Kantor Pusat di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Dok: Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net - PT PLN (Persero) menggelar kompetisi terbuka bertajuk 'Light Your Green Action (LYGA)' untuk mencari ide/gagasan program yang bertujuan mencari solusi dari dampak perubahan iklim. Kompetisi ini dapat diikuti oleh kelompok masyarakat, akademisi, yang bergerak dalam bidang sosial lingkungan, serta komunitas.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, perubahan iklim menjadi tantangan global saat ini. Berbagai aksi nyata dalam penanganan perubahan iklim dibutuhkan untuk memitigasi dampak berkelanjutan seperti peningkatan suhu bumi dan bencana alam ekstrem.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat mencari ide dan gagasan inovatif guna mengatasi dampak perubahan iklim. Melalui program ini, kami berharap dapat menemukan solusi berkelanjutan yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendukung transisi energi hijau di Indonesia,” kata Darmawan, Senin, 26 Agustus 2024.

Darmawan menambahkan, aksi nyata ini tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah tetapi juga membutuhkan peran masyarakat, akademisi maupun korporasi. Karenanya, melalui kompetisi LYGA diharapkan dapat menjaring ide atau inovasi yang mendukung program penanggulangan perubahan iklim

“Upaya penanganan perubahan iklim tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat, akademisi, serta korporasi,” katanya.

Baca Juga : PLN Rabas Pohon Sekitar Jaringan SUTT Guna Pertahankan Zero Kritis di Jalur Right Of Way

Darmawan menjabarkan, fokus program yang dikompetisikan dalam LYGA berkaitan solusi terhadap perubahan iklim.

Antara lain, energi terbarukan, kesehatan, ketahanan pangan, air bersih, keanekaragaman hayati, pengelolaan sampah menjadi biomassa, serta edukasi terkait transisi energi, hingga penanaman pohon di lahan kritis.

Tak hanya itu, LYGA mendorong berbagai inisiatif lain yang memiliki potensi besar dalam memberikan solusi untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Proses pendaftaran LYGA akan berlangsung dari 12 Agustus hingga 12 September 2024. Masyarakat umum maupun akademisi yang ingin mendaftar bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi PLN Mobile pada jendela event.

Adapun beberapa kriteria penilaian dari inovasi yang disubmit ke LYGA:1. Keterkaitan permasalahan dengan inovasi program2. Kejelasan rencana capaian program3. Kelayakan program untuk diimplementasikan4. Berdampak pada tujuan Pembangunan berkelanjutan dan mendapatkan nilai tambah jika sekaligus dapat mendukung bisnis PLN5. Strategi keberlanjutan program

Sebanyak enam program dengan ide terbaik akan mendapatkan dukungan pendampingan dan pendanaan program dari PLN.

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …