Miris! Lima Daerah di Jatim Lawan Kotak Kosong Pada Pilkada 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi, saat jumpa pers. (Insani/Jurnas.net)
Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi, saat jumpa pers. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan lima daerah di wilayahnya melawan kotak kosong pada Pilkada 2024. Pasalnya, Tiga hari selama perpanjangan pendaftaran pasangan calon (paslon), tak ada calon lain yang mendaftar ke KPU setempat.

"Jadi, ada lima kabupaten/kota yang paslon tunggal, karena tidak ada paslon lain yang mendaftar hingga tanggal 4 September kemarin," kata Komisioner KPU Jatim, Choirul Umam, Kamis, 5 September 2024.

Adapun lima daerah itu, yakni Kota Surabaya yang hanya ada paslon tunggal Eri Cahyadi-Armuji. Kedua pasangan petahana ini memborong rekomendasi semua partai politik baik yang ada di parlemen maupun non parlemen.

Kemudian Kabupaten Ngawi, yakni Ony Anwar Harsono-Dwi Rianto Djatmiko. Ony merupakan bupati petahana Ngawi yang pada periode sebelumnya, juga memenangkan Pilkada dengan cara yang sama, yaitu melawan kotak kosong.

Baca Juga : Pilkada Jatim 2024 Terapkan UU Pilkada Hasil Putusan MK 

Lalu Kabupaten Trenggalek, yakni M. Nur Arifin- Syah Muhammad Nata Negara. Hingga batas masa perpanjangan pendaftaran, tak ada pasangan lain yang mendaftakan diri ke KPU untuk melawan petahana tersebut.

Selanjutnya di Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani yang mencoba mempertahankan kursi Bupati Gresik dengan melawan kotak kosong. Bedanya, Yani kali ini menggandeng rivalnya pada Pilkada sebelumnya, yaitu Asluchul Alif.

Terakhir ada Adi Wibowo-Mokhamad Nawawi pada Pilkada Kota Pasuruan. Dari kelima pasangan yang akan melawan kotak kosong, hanya duet ini yang bukan pasangan petahana.

Lantaran tidak ada yang mendaftar, lanjut Umam, maka dapat dipastikan bahwa hanya ada satu bapaslon yang mendaftar ke KPU kabupaten/kota setempat. Jika nantinya bapaslon itu ditetapkan sebagai paslon pada 22 September mendatang, artinya hanya akan ada paslon tunggal melawan kotak kosong di lima kabupaten/kota Jatim.

"Untuk daerah yang paslon tunggal ini, sudah tidak ada lagi perpanjangan pendaftaran kedua. Tinggal selanjutnya tahapan pada penetapan paslon," pungkasnya.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…