Warga Banyuwangi Bisa Cek Kesehatan Gratis Hingga 30 Hari Setelah Ulang Tahun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pelaksanaan hari pertama program di Puskesmas Sobo, Banyuwangi. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pelaksanaan hari pertama program di Puskesmas Sobo, Banyuwangi. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berulang tahun resmi dimulai pada Senin, 10 Februari 2025. Program ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat serta upaya preventif dalam menjaga kesehatan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini, baik yang sedang sakit maupun yang sehat sebagai langkah pencegahan.

"Ayo manfaatkan program ini, tidak hanya bagi yang sakit, tetapi juga bagi yang sehat untuk pemeriksaan preventif," kata Ipuk, saat meninjau pelaksanaan hari pertama program di Puskesmas Sobo, Banyuwangi, Rabu, 12 Februari 2025.

Bupati Ipuk menambahkan bahwa program ini sejalan dengan inisiatif Pemkab Banyuwangi, Mal Orang Sehat, yang telah berjalan sejak 2018. Program tersebut mendorong masyarakat sehat untuk rutin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan guna deteksi dini penyakit.

Masyarakat yang ingin mengikuti pemeriksaan gratis dapat mendatangi Puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk kemudahan akses, warga diminta mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile.

"Silakan download Satu Sehat Mobile. Tapi karena ini program baru, kami masih memberikan kelonggaran bagi yang belum mengunduh aplikasi. Petugas Puskesmas akan membantu jika ada kesulitan," katanya.

Baca Juga : Banyuwangi Perkuat Digitalisasi dan Infrastruktur Untuk Efisiensi Anggaran

Masyarakat yang berulang tahun diberikan waktu hingga 30 hari setelah tanggal ulang tahun untuk mengikuti pemeriksaan gratis. Sementara bagi warga yang berulang tahun pada Januari, layanan ini masih bisa diakses hingga April 2025.

"Kami memberikan kesempatan bagi mereka yang berulang tahun di Januari untuk tetap mendapatkan layanan ini hingga April," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini mencakup beberapa kelompok usia dengan parameter yang berbeda. Yaitu bayi usia 0 tahun ada 6 parameter kesehatan, anak usia 1-6 tahun ada 8 parameter kesehatan, dan anak sekolah usia 7-17 tahun: Pemeriksaan akan dimulai pada tahun ajaran baru Juli 2025.

Selanjutnya untuk dewasa usia 17 tahun ke atas terdapat 18 parameter kesehatan, yang dapat diperiksa di seluruh Puskesmas di Banyuwangi secara gratis. Pada tahap awal, kata dia, layanan ini tidak hanya berlaku bagi mereka yang berulang tahun pada 10 Februari, tetapi juga mencakup warga yang ulang tahunnya sudah terlewat sejak 1 Januari.

"Yang berulang tahun sejak 1 Januari juga masih bisa memanfaatkan program ini," tandasnya.

Berita Terbaru

Marak DBD dan BPJS Nonaktif, PDIP Jatim Perintahkan Kader Gerak Cepat Bantu Warga

Marak DBD dan BPJS Nonaktif, PDIP Jatim Perintahkan Kader Gerak Cepat Bantu Warga

Sabtu, 14 Feb 2026 17:16 WIB

Sabtu, 14 Feb 2026 17:16 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menginstruksikan seluruh kader di kabupaten/kota bergerak cepat membantu masyarakat, di tengah…

Gus Atho Reses di Gedeg: Krisis Pupuk dan Minimnya Alsintan Dikeluhkan Petani Mojokerto

Gus Atho Reses di Gedeg: Krisis Pupuk dan Minimnya Alsintan Dikeluhkan Petani Mojokerto

Sabtu, 14 Feb 2026 16:48 WIB

Sabtu, 14 Feb 2026 16:48 WIB

Jurnas.net - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Ahmad Athoillah alias Gus Atho, kembali melakukan Reses Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2025–2026, di Desa B…

Kuasai 27 Kursi DPRD Jatim, PKB Percaya Diri Bidik Kursi Gubernur Jika Pilkada Lewat Parlemen

Kuasai 27 Kursi DPRD Jatim, PKB Percaya Diri Bidik Kursi Gubernur Jika Pilkada Lewat Parlemen

Sabtu, 14 Feb 2026 15:29 WIB

Sabtu, 14 Feb 2026 15:29 WIB

Jurnas.net - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur secara terbuka menyatakan kesiapan membidik kursi Gubernur Jawa Timur apabila mekanisme pemilihan…

Tekan Inflasi Ramadan, Pemkot Surabaya Andalkan Pangan Lokal Lewat GPM

Tekan Inflasi Ramadan, Pemkot Surabaya Andalkan Pangan Lokal Lewat GPM

Sabtu, 14 Feb 2026 14:41 WIB

Sabtu, 14 Feb 2026 14:41 WIB

Jurnas.net - Menjelang Ramadan, pengendalian inflasi tak hanya soal menurunkan harga, tetapi memastikan rantai pasok pangan tetap pendek, adil, dan berpihak…

Didominasi Pengurus Muda, PKB Jatim Siapkan Strategi Rebut Pemilih 60 Persen Milenial dan Gen Z 

Didominasi Pengurus Muda, PKB Jatim Siapkan Strategi Rebut Pemilih 60 Persen Milenial dan Gen Z 

Sabtu, 14 Feb 2026 13:12 WIB

Sabtu, 14 Feb 2026 13:12 WIB

Jurnas.net - Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur (DPW PKB Jatim) resmi memulai babak baru konsolidasi politik. Pengukuhan kepengurusan…

Jalankan Instruksi Presiden, Wali Kota Eri Cahyadi Perkuat Rantai Pasok Hotel dan UMKM

Jalankan Instruksi Presiden, Wali Kota Eri Cahyadi Perkuat Rantai Pasok Hotel dan UMKM

Sabtu, 14 Feb 2026 12:23 WIB

Sabtu, 14 Feb 2026 12:23 WIB

Jurnas.net - Kota Surabaya memasuki babak baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui…