Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menambah alokasi anggaran bantuan sosial sebesar Rp43,19 miliar, untuk memperluas lima program strategis di wilayahnya. Ini untuk memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat rentan kembali diwujudkan melalui kebijakan nyata.
Tambahan anggaran ini memungkinkan 24.138 penerima manfaat baru dari berbagai daerah di Jatim mendapatkan akses terhadap berbagai program sosial yang lebih merata, inklusif, dan menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.
"Negara harus hadir secara nyata melalui jaring pengaman sosial yang inklusif, agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal," kata Khofifah dalam keterangannya, Kamis, 12 Juni 2025.
Ada lima program strategis yang diperluas, pertama Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), di mana jumlah penerima bertambah dari 4.000 menjadi 5.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di 26 kabupaten/kota, dengan tambahan anggaran Rp1,8 miliar. "Setiap KPM akan menerima bantuan Rp1,8 juta yang dicairkan dalam dua tahap," ujarnya.
Baca Juga : Gubernur Khofifah Absen Paripurna BUMD, Anggota DPRD Jatim Putuskan Walk Out
Kedua adalah program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk Lansia, di mana menjangkau tambahan 10.000 lansia di 10 kabupaten/kota dengan anggaran Rp15 miliar. Total penerima kini mencapai 60.000 orang dengan total anggaran Rp115 miliar. "Bantuan ini diberikan dalam tiga tahap, masing-masing Rp500 ribu," katanya.
Ketiga program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (KE), yang diperluas untuk 10.000 KPM tambahan di 14 kabupaten/kota. Setiap penerima mendapatkan modal usaha sebesar Rp1,5 juta, drngan total penerima kini mencapai 33.000 KPM, dengan anggaran keseluruhan Rp49,5 miliar.
Keempat adalah Kewirausahaan Inklusif Produktif Perempuan Tangguh Mandiri (KIP Putri Jawara), di mana program pemberdayaan perempuan ini bertambah 1.980 KPM baru di 12 kabupaten/kota, menjadikan total penerima 3.590 orang dengan anggaran Rp10,77 miliar, yang masing-masing penerima mendapatkan Rp3 juta untuk usaha produktif.
Baca Juga : Skandal Bank Jatim Bayangi Opini WTP Pemprov, DPRD Jatim Desak Khofifah Serius Bersih-bersih BUMD
Kelima adalah bantuan Alat Bantu Mobilitas bagi Penyandang Disabilitas, yang jumlah penerima bertambah dari 910 menjadi 2.068 orang di 38 kabupaten/kota, dengan total anggaran Rp9,75 miliar. Bantuan meliputi sembilan jenis alat bantu, seperti hearing aid, kursi roda, tongkat tuna netra, dan prothese.
Khofifah menekankan bahwa penambahan ini bukan sekadar peningkatan kuantitas penerima bansos, tapi bagian dari strategi pembangunan yang berkeadilan dan menyentuh kelompok rentan secara langsung.
"Kami ingin memastikan tidak ada warga rentan yang tertinggal. Perluasan ini adalah bentuk aksi nyata untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memperkuat pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar bantuan, langkah ini merupakan bentuk investasi sosial dalam memperkuat ketahanan masyarakat. "Dengan memperluas jaring pengaman sosial, kami berharap masyarakat Jatim semakin tangguh dan mandiri. Ini bagian dari ikhtiar mewujudkan Jawa Timur yang adil, sejahtera, dan inklusif,” pungkasnya.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…