Ulama se- Jatim Bakal Antarkan Pasangan AMIN Daftar ke KPU RI Pekan Ini

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (Instagram Cak Imin)
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (Instagram Cak Imin)

Jurnas.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bakal membuka pendaftaran bakal calon presiden (capres) dan bakal calon presiden (bacawapres) Pemilu 2024 pada Kamis, 19 Oktober 2023. Pada pendaftaran pertama itu, ulama khos dari berbagai daerah di Jawa Timur bakal mengantarkan pasangan Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar (AMIN), mendaftarkan diri ke KPU RI.

"Pasangan AMIN Insya Allah akan mendaftar ke KPU tanggal 19 Oktober pukul 08.00 WIB. Kami akan berangkat bersama 19 ulama Jawa Timur,” kata anggota Gerakan Nahdliyin Bersatu (GNB), KH. Abdussalam Shohib, dikonfirmasi, Selasa, 17 Oktober 2023.

Selain mengantarkan pasangan AMIN, kata dia, para ulama juga akan menggelar doa bersama di kediaman Cak Imin dan Anies Baswedan di Jakarta. Para kiai khos itu antara lain kiai dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Pesantren Ploso Kediri, Pesantren Sidogiri Pasuruan, Sampang, Madiun dan dari daerah lainnya.

"Kami aelain mendampingi mereka (AMIN), sore harinya kami akan menggelar doa bersama di rumah Gus Imin dan malamnya di rumah Pak Anies sebagai dukungan secara spiritual,” kata pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang ini.

Dia mengklaim hubungan AMIN dengan para kiai ulama serta masyarakat di Jatim sangat baik. Hal itu terlihat dari banyaknya antusias masyarakat di berbagai daerah, yang mengikuti jalan sehat yang diselenggarakan pasangan Amin.

Sementara terkait putusan MK mengenai syarat menjadi Cawapres batas usia maupun pernah menjabat kepada daerah, ia menilai tidak memengaruhi AMIN. Dia yakin pasangan AMIN bakal menang pada Pemilu yang diselenggarakan pada 14 Frebruari 2024 mendatang.

"Saya yakin jika terjadi 3 pasang Capres, Amin bisa memperoleh 40-50 persen suara di Jatim. Namun, jika cuma ada dua pasang kami yakin bisa memperoleh suara hingga 60-70 persen,” ujarnya. (Mal)

Berita Terbaru

SE Wali Kota Surabaya Soal HP Anak: Cegah Radikalisme dan Konten Negatif Sejak Dini

SE Wali Kota Surabaya Soal HP Anak: Cegah Radikalisme dan Konten Negatif Sejak Dini

Kamis, 15 Jan 2026 07:14 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 07:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya membatasi penggunaan gawai di sekolah, tetapi juga membangun ekosistem perlindungan anak di ruang…

Banyuwangi Bagikan Becak Listrik untuk Lansia: Dorong Transportasi Hijau dan Pariwisata Kota

Banyuwangi Bagikan Becak Listrik untuk Lansia: Dorong Transportasi Hijau dan Pariwisata Kota

Kamis, 15 Jan 2026 06:34 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 06:34 WIB

Jurnas.net - Bantuan ratusan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto untuk pengemudi becak lanjut usia di Banyuwangi bukan sekadar program sosial.…

Cegah Gangguan Sejak Dini, PLN Tangani Hotspot Transmisi di Surabaya dan Malang

Cegah Gangguan Sejak Dini, PLN Tangani Hotspot Transmisi di Surabaya dan Malang

Kamis, 15 Jan 2026 05:46 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 05:46 WIB

Jurnas.net - Di saat masyarakat Jawa Timur dan Bali menjalani aktivitas tanpa gangguan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan…

Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

Rabu, 14 Jan 2026 18:41 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 18:41 WIB

Jurnas.net - Pembentukan Satuan Tugas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah di Surabaya ternyata tidak sekadar seremoni. Hanya selang beberapa hari sejak mulai…

Surabaya Siapkan Strategi Ekonomi Baru: Tekan Pengangguran dan Cipta Lapangan Kerja 2026

Surabaya Siapkan Strategi Ekonomi Baru: Tekan Pengangguran dan Cipta Lapangan Kerja 2026

Rabu, 14 Jan 2026 16:19 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 16:19 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mengubah pendekatan pembangunan ekonomi: tidak lagi bertumpu pada proyek fisik semata, tetapi menjadikan kampus, riset,…

Hakim Pertanyakan Penyidik: Pemberi Uang untuk Hentikan Isu Perselingkuhan Kadindik Jatim Tak Ditangkap

Hakim Pertanyakan Penyidik: Pemberi Uang untuk Hentikan Isu Perselingkuhan Kadindik Jatim Tak Ditangkap

Rabu, 14 Jan 2026 15:19 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 15:19 WIB

Jurnas.net - Sidang perkara dugaan pemerasan terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, muncul sorotan baru. Bukan hanya soal…