Pemerintah dan HKI Sepakat Perkuat Sinergi: Kawasan Industri Jadi Pusat Hilirisasi Nasional

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Audiensi antara Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, dengan jajaran pengurus HKI yang dipimpin Ketua Umum Akhmad Ma’ruf Maulana, di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta. (Istim
Audiensi antara Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, dengan jajaran pengurus HKI yang dipimpin Ketua Umum Akhmad Ma’ruf Maulana, di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta. (Istim

Jurnas.net - Pemerintah bersama Himpunan Kawasan Industri (HKI) sepakat memperkuat sinergi strategis untuk menjadikan kawasan industri sebagai pusat hilirisasi nasional sekaligus motor utama pertumbuhan ekonomi. Kolaborasi ini diyakini menjadi kunci dalam mendorong transformasi Indonesia menuju negara maju yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Kesepakatan itu terjalin dalam audiensi antara Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, dengan jajaran pengurus HKI yang dipimpin Ketua Umum Akhmad Ma’ruf Maulana, di Kantor Kementerian Investasi, Jakarta.

"Kawasan industri bukan lagi sekadar lokasi produksi, melainkan lokomotif pembangunan nasional,” tegas Menteri Rosan, Selasa, 26 Agustus 2025.

"Pemerintah berkomitmen memberikan kemudahan investasi melalui percepatan perizinan, harmonisasi lintas kementerian, dan penguatan infrastruktur. Inilah fondasi untuk mendorong hilirisasi lebih agresif," lanjutnya.

Menurut Rosan, keberadaan kawasan industri kini menjadi elemen vital dalam peta jalan pembangunan ekonomi Indonesia. Dengan infrastruktur yang terintegrasi, kawasan industri tak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga pusat inovasi sekaligus penguat rantai pasok domestik.

“Sinergi pemerintah dan pengelola kawasan industri adalah kunci mempercepat transformasi ekonomi Indonesia. Kita ingin tumbuh menjadi negara maju dengan ekonomi inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Umum HKI, Akhmad Ma’ruf Maulana, menyambut positif dukungan penuh pemerintah. Ia menegaskan bahwa kawasan industri ke depan tidak boleh sekadar menjadi tempat penanaman modal, tetapi harus menjadi pusat hilirisasi yang menghasilkan nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional.

“HKI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong lahirnya produk-produk berdaya saing dan berorientasi keberlanjutan,” kata Ma’ruf.

Baca Juga : Danareksa Apresiasi Inovasi SIER: Siapkan Fasilitas Modern Dukung Industri Daerah

[caption id="attachment_8424" align="alignnone" width="1080"] Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani. (Istimewa)[/caption]

Ia juga menyoroti peran kawasan industri sebagai stabilisator ekonomi di tengah ketidakpastian global. Dengan menyediakan lahan terintegrasi, fasilitas produksi modern, dan ekosistem investasi yang kondusif, kawasan industri menjadi magnet investor sekaligus mempercepat proses industrialisasi nasional.

Tak hanya itu, HKI juga berkomitmen mendorong pengelolaan kawasan industri berbasis environmental, social, and governance (ESG). Pendekatan ini diyakini mampu menarik lebih banyak investasi berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Wakil Ketua Umum HKI, Didik Prasetiyono, menyoroti lahirnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko sebagai langkah strategis pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.

“PP 28/2025 memperkuat Service Level Agreement (SLA) dan menerapkan prinsip fiktif positif. Jika batas waktu perizinan terlewati, izin otomatis berlaku. Regulasi ini memberikan kepastian dan efisiensi yang sangat dibutuhkan dunia usaha,” jelas Didik.

Dengan kepastian hukum yang lebih kuat, kawasan industri Indonesia diproyeksikan menjadi semakin kompetitif di kancah global. Pemerintah dan HKI optimistis potensi investasi yang masuk bisa mencapai Rp7.000 triliun dan menciptakan sekitar 2,3 juta lapangan kerja baru.

Dalam forum yang sama, pemerintah juga membahas Program Paket Ekonomi Investasi, yang mencakup rencana Penanaman Modal Asing (PMA) dari sembilan negara serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp200 triliun. Program ini diharapkan menjadi katalis penting untuk memperluas basis investasi dan memperkuat daya saing sektor industri nasional.

"Dengan sinergi yang semakin kuat, kawasan industri akan menjadi pusat hilirisasi, inovasi, sekaligus penggerak ekonomi nasional,” pungkas Rosan.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…