Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka: SMAN 2 Lamongan Setop Program MBG Pasca Insiden

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 15 Surabaya. (Istimewa)
Menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 15 Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Lamongan terpaksa dihentikan sementara setelah insiden belasan siswa diduga mengalami keracunan usai menyantap menu dari program tersebut. Kejadian ini sontak membuat geger lingkungan sekolah.

Penghentian distribusi MBG akan berlangsung hingga pekan depan. Langkah itu diambil sembari menunggu hasil uji laboratorium dari sampel makanan dan air yang telah diambil Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan.

Kepala SMAN 2 Lamongan, Sofyan Hadi, menegaskan pihaknya tidak menemukan indikasi makanan basi dalam menu MBG yang dibagikan di sekolah. "Saya tanyakan langsung kepada anak-anak, mereka menyebut makanan yang kemarin dalam kondisi layak dan baik, tidak ada yang basi,” jelas Sofyan, Jumat, 19 September 2025.

Baca Juga : Gizi Jadi Krisis: Menu Makan Bergizi Gratis Enam Sekolah di Bangkalan Diduga Basi

Ia menjelaskan pasca insiden tersebut, tim Dinkes langsung turun untuk mengambil sampel makanan dan air di kantin sekolah. Hasil laboratorium inilah yang akan menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Lingkungan sekolah SMAN 2 Lamongan selama ini bersih dan sehat. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium yang menjadi dasar tindak lanjut,” tambahnya.

Meski penyaluran MBG dihentikan sementara, pihak sekolah tetap mengimbau siswa agar menjaga kesehatan dan kebersihan diri. “Kami meminta siswa untuk selalu menjaga kebersihan, salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir sebelum makan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…