Khofifah Kewalahan Distribusi Beras SPHP: Andalkan GPM di 828 Titik Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Khofifah, saat mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan GPM di Taman Mundu, Surabaya. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Khofifah, saat mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan GPM di Taman Mundu, Surabaya. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Jawa Timur mencatat surplus beras hingga 1,67 juta ton. Namun, limpahan produksi ini tidak berbanding lurus dengan distribusi beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang justru masih jauh dari target.

Berdasarkan data Dashboard SPHP Bulog per 1 Januari–22 September 2025, realisasi distribusi baru mencapai 47,56 juta kilogram atau sekitar 24,07 persen dari target 189,74 juta kilogram hingga akhir tahun.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengakui kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah serius. Pasalnya, produksi padi di Jatim terbilang melimpah. Hingga September 2025, Jatim mencatat produksi 8,82 juta ton gabah kering giling atau setara 5,1 juta ton beras, sementara kebutuhan konsumsi masyarakat hanya sekitar 3,43 juta ton.

“Artinya kita surplus 1,67 juta ton. Tapi kelebihan produksi ini tidak ada artinya kalau distribusinya lambat dan tidak merata,” tegas Khofifah, Rabu, 24 September 2025.

Untuk itu, ia menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan, mulai Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, hingga pemerintah kabupaten/kota, agar mempercepat penyaluran beras SPHP. Penyaluran harus memanfaatkan beragam jalur, seperti pedagang pengecer, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Outlet Pangan Binaan, Rumah Pangan Kita, hingga toko modern yang tidak menjual grosir.

“Selain itu, maksimalkan juga aplikasi Klik SPHP supaya distribusi lebih cepat, tepat sasaran, dan transparan,” katanya.

Baca Juga : Tunjangan Gubernur Khofifah Setara Rp 46 Juta Sehari: Aktivis Pertanyakan Transparansi

[caption id="attachment_8607" align="alignnone" width="1080"] Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Khofifah, saat mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan GPM di Taman Mundu, Surabaya. (Humas Pemprov Jatim)[/caption]

Untuk menutup celah akibat distribusi yang belum optimal, Pemprov Jatim bersama Kementerian Pertanian menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 828 titik yang tersebar di seluruh wilayah Jatim. Program ini menjadi strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan harga bahan pokok.

“Ini wujud nyata komitmen kita menyediakan pangan murah bagi masyarakat. GPM digelar di 222 kantor kecamatan, 212 Koramil, 378 kantor Polsek, dan 16 titik lokasi lainnya dengan kuantum 3 ton beras di tiap titik. Ini inisiatif Bulog Kanwil Jatim bersama Pemda, TNI, dan Polri,” jelas Khofifah.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. “Dengan kerja sama ini, masyarakat bisa mendapatkan pangan terjangkau, dan inflasi tetap terkendali,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…