Polres Lumajang Gelar Terapi Bermain: Bantu Pemulihan Trauma Anak Pengungsi Semeru

author Syaikhul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polres Lumajang, memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak pengungsi pasca erupsi Semeru. (Humas Polda Jatim)
Polres Lumajang, memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak pengungsi pasca erupsi Semeru. (Humas Polda Jatim)

Jurnas.net - Di tengah suasana darurat pasca erupsi Gunung Semeru, Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Lumajang, Jawa Timur, terus memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak pengungsi. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi trauma yang mereka alami setelah mengikuti kepanikan orang tua saat bencana terjadi.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar melalui Ketua Tim Psikologi Bag SDM, Iptu Purwaningsih, menjelaskan bahwa hari pertama setelah erupsi menjadi masa paling berat bagi anak-anak karena situasi yang kacau dan penuh ketidakpastian.

“Pada hari pertama setelah kejadian, memang kondisinya kacau. Anak-anak ikut merasakan ketakutan karena melihat orang tuanya panik. Itu yang memicu trauma,” kata Purwaningsih, saat ditemui di lokasi pengungsian, Selasa, 25 November 2025.

Ia menambahkan, suasana darurat di tenda pengungsian membuat anak-anak merasa tidak nyaman. Bahkan sebagian dari mereka berkali-kali menyampaikan keinginan untuk pulang karena rumah memberikan rasa aman yang lebih besar.

“Keadaannya serba darurat. Mereka kadang-kadang ingin pulang karena merasa lebih nyaman di rumah,” jelasnya.

Untuk membantu meredakan tekanan psikologis itu, Tim Psikologi Bag SDM Polres Lumajang menggelar berbagai aktivitas bermain, terapi sederhana, dan sesi motivasi. Pendekatan ini dirancang untuk membuat anak-anak kembali ceria serta menjauhkan ingatan mereka dari momen menegangkan saat erupsi.

“Terapi yang kami lakukan ya bermain. Memberikan motivasi dan semangat. Kami ingin mereka tahu bahwa kejadian ini tidak berlangsung selamanya. Setidaknya bermain bisa membantu mereka melupakan sejenak momen itu,” ujar Purwaningsih.

Berdasarkan data di pos pengungsian SD Negeri 4 Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, terdapat 118 warga mengungsi, mayoritas merupakan keluarga dari Dusun Sumber Sari dan Dusun Gumuk Mas, Desa Supit Urang. Banyak di antara mereka memiliki anak-anak yang masih sangat membutuhkan pendampingan emosional pascabencana.

Pendampingan psikologis ini diharapkan terus membantu anak-anak menumbuhkan kembali rasa aman selama menunggu kondisi wilayah mereka dinyatakan stabil.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa respons cepat personel di lapangan merupakan wujud komitmen Polri dalam melindungi dan mendampingi masyarakat saat bencana.

“Personel tetap siaga di lokasi-lokasi rawan untuk memberikan peringatan dan memastikan keamanan masyarakat,” tandas Abast.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons tren peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai terdeteksi di awal 2026.…