Konten Provokatif Viral: FPK Surabaya Perkuat Persatuan Warga Lintas Suku

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Surabaya deklarasi menjaga persatuan warga Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Surabaya deklarasi menjaga persatuan warga Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Di tengah maraknya konten provokatif di media sosial, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Surabaya menegaskan komitmennya menjaga persatuan warga Kota Pahlawan. Ketua FPK Surabaya, Hoslih Abdullah, memastikan bahwa Surabaya tetap menjadi rumah besar bagi semua suku dan golongan tanpa kecuali.

Hoslih mengatakan, pesan tersebut sejalan dengan instruksi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang terus menggaungkan penguatan nilai Pancasila melalui program Kampung Pancasila serta semangat gotong royong di seluruh kawasan.

“Insyaallah warga Surabaya tetap solid dan tidak mudah terpengaruh isu apa pun. Dari mana pun asalnya, kalau sudah ber-KTP Surabaya, berarti kita satu warga Surabaya,” kata Hoslih Abdullah, usai pertemuan rutin FPK Surabaya yang dihadiri tokoh lintas suku, Selasa, 26 November 2025.

Menurut Hoslih, komunikasi intensif antar-perwakilan suku di Surabaya selama ini berjalan harmonis. Selain membahas isu terkini, FPK juga melakukan sosialisasi secara berkala ke kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat jaring pengamanan sosial.

“Melalui FPK, para tokoh lintas suku rutin berkoordinasi dan berdiskusi. Surabaya ini rumah kita, tanggung jawab kita untuk menjaganya,” ujar pria yang akrab disapa Cak Dullah itu.

Senada dengan Hoslih, anggota FPK Surabaya sekaligus perwakilan suku Manggarai, Habentius Rambung atau Cak Aben, menegaskan bahwa keberagaman justru menjadi kekuatan Surabaya.

“Kita hidup, kerja, dan tinggal di Surabaya. Maka sudah seharusnya kita menjaga kota ini tetap aman, kondusif, dan damai,” ujar Cak Aben, yang juga Ketua Ikatan Keluarga Manggarai Surabaya (IKEMAS).

Sikap tegas FPK Surabaya muncul setelah sebuah konten di Instagram viral dan memicu reaksi warganet karena dinilai bernuansa provokatif. Narasi yang terkandung di dalamnya dikhawatirkan dapat memicu gesekan horizontal jika tidak segera diluruskan.

Dengan memperkuat komunikasi lintas elemen dan menjaga informasi tetap jernih, FPK Surabaya berharap seluruh warga tetap bersatu, tidak terpancing isu, dan terus menjaga Surabaya sebagai kota yang aman bagi siapa pun.

Berita Terbaru

Pengguna Commuter Line di Stasiun Yogyakarta Meningkat 34 Persen 

Pengguna Commuter Line di Stasiun Yogyakarta Meningkat 34 Persen 

Sabtu, 02 Mei 2026 14:53 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 14:53 WIB

Jurnas.net - Momen libur panjang pada pekan ini menjadi atensi pengelola transportasi umum Commuter Line. KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menambah jadwal perjala…

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Jurnas.net - Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks mulai dari krisis moral generasi muda hingga tekanan sosial di era digital Al Irsyad Al Islamiyah…

Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

Sabtu, 02 Mei 2026 09:46 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:46 WIB

Jurnas.net – Di tengah lanskap politik yang semakin dinamis dan ekspektasi publik yang terus meningkat, DPD Partai Golkar Jawa Timur memilih mengubah p…

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…