Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menunjukkan solidaritas lintas daerah dengan membuka Posko Peduli Bencana bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tidak hanya menggalang bantuan, Surabaya juga menyiagakan tim penyelamat dari berbagai perangkat daerah untuk diterjunkan langsung ke daerah terdampak.
Posko yang berada di Taman Surya, Balai Kota Surabaya ini mulai beroperasi sejak 29 November 2025, hanya beberapa jam setelah Wali Kota Eri Cahyadi mengeluarkan instruksi khusus kepada jajaran BPBD.
“Mas Wali menginstruksikan pembukaan posko sejak Kamis malam, 28 November. Ini bentuk kepedulian Surabaya untuk saudara-saudara kita di Sumatera,” kata Kepala BPBD Kota Surabaya, Irvan Widyanto, Senin, 1 Desember 2025.
Posko peduli bencana akan dibuka tanpa batas waktu, mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Irvan menyebut jenis bantuan yang paling dibutuhkan meliputi bahan makanan, sembako, perlengkapan darurat, dan donasi dana.
Ia mengajak warga Surabaya ikut bergotong-royong meringankan beban korban bencana.
“Warga bisa menyalurkan bantuan langsung ke Taman Surya. Berapa pun kontribusinya sangat berarti bagi saudara kita di Sumatera,” tegasnya.
Berbeda dari beberapa daerah lain, Pemkot Surabaya tidak hanya menggalang logistik, tetapi juga menyiapkan personel teknis dari berbagai dinas untuk kemungkinan diterjunkan langsung membantu evakuasi maupun penanganan darurat.
Tim yang disiagakan mencakup BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), hingga Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP).
“Semua petugas sudah siaga. Jika sewaktu-waktu diperlukan untuk berangkat ke lokasi bencana, Surabaya siap,” tandas Irvan.
Editor : Risfil Athon