Musda XI Golkar Magetan: Didik Haryono Resmi Nahkodai Partai dan Target 7 Kursi DPRD

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Didik Haryono (songkok hitam) terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Magetan melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI. (Insani/Jurnas.net)
Didik Haryono (songkok hitam) terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Magetan melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Partai Golkar Magetan resmi memasuki fase konsolidasi besar setelah Didik Haryono terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Magetan melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Surabaya, Senin, 8 Desember 2025. Didik mendapatkan dukungan aklamasi dari seluruh pemegang hak suara, menandai solidnya arus dukungan menuju satu figur.

Keterpilihan Didik tidak sekadar pergantian nahkoda, tetapi dipandang sebagai momentum penyegaran mesin politik Golkar di daerah. Usai ditetapkan sebagai ketua, Didik menyampaikan rasa syukur sekaligus kesiapan untuk membawa Golkar Magetan ke level yang lebih kompetitif.

“Alhamdulillah, Mas. Hari ini Musda Golkar ke-11 secara bulat memilih saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Magetan,” kata Didik, seusai acara.

Di forum tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi, yang hadir memberi arahan langsung menegaskan bahwa Magetan harus menjadi salah satu lumbung suara baru Golkar di Jawa Timur. Ia menitipkan amanah kepada Didik untuk meningkatkan kinerja elektoral, dengan target ambisius: naik dari lima kursi menjadi tujuh kursi DPRD Magetan pada Pemilu mendatang.

Menjawab tantangan itu, Didik menegaskan bahwa konsolidasi internal akan menjadi langkah awal yang paling krusial. Ia menekankan bahwa seluruh kader, termasuk mereka yang sempat berbeda pilihan menjelang Musda, harus kembali dirangkul dalam satu barisan.

“Saya akan segera melakukan konsolidasi, menyusun kepengurusan baru, dan merangkul semua pihak. Teman-teman yang kemarin sempat berbeda pilihan akan kita satukan lagi. Kita bangun kepengurusan yang kompak dan bergerak bersama demi membawa Golkar mencapai target tujuh kursi pada Pemilu mendatang,” tandasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…