Distribusi Bantuan di Aceh Tamiang Kini Berangsur Normal, Warga Sebut Bantuan Mulai Lancar

author Prabu Narashan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Prabowo Subianto menuju Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang. (Humas BKP RI)
Presiden Prabowo Subianto menuju Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Penyaluran bantuan pemerintah bagi warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang kini berangsur normal, setelah sebelumnya sempat terkendala akibat akses jalan yang terputus di sejumlah titik.

Wita, warga Desa Sukarahmat, Kecamatan Rantau, mengungkapkan bahwa kebutuhan pangan warga saat ini mulai tercukupi, baik di wilayah desa maupun kawasan perkotaan. Hal tersebut disampaikannya langsung di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat kunjungan ke lokasi terdampak, Jumat, 12 Desember 2025.

“Kalau kami sudah cukup lah karena kami tinggal di desa. Entah ubi, entah pisang untuk dikonsumsi. Saya tengok keadaan di kota, alhamdulillah, sudah banyak bantuan datang. Kayaknya cukup ya, kalau perkara makan di kota insyaallah sudah cukup,” ujar Wita.

Selain bantuan pangan, Wita juga menilai pelayanan kesehatan mulai menjangkau warga secara merata. Ia menyebut sejumlah posko telah dilengkapi obat-obatan dan tenaga medis.

“Saya rasa di posko-posko sudah ada obat-obatan. Saya tengok sudah banyak mobil-mobil bantuan kesehatan lalu lalang untuk mencari warga yang sakit,” tuturnya.

Presiden Prabowo Subianto menicum anak kecil yang menyambut saat perjalanan menuju Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang. (Humas BKP RI)Presiden Prabowo Subianto menicum anak kecil yang menyambut saat perjalanan menuju Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang. (Humas BKP RI)

Sebelumnya, banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang dan sejumlah wilayah lain di Sumatra menyebabkan kerusakan infrastruktur dan memutus jalur utama distribusi. Kondisi tersebut sempat membuat bantuan sulit menjangkau desa-desa terpencil. Bahkan, sebagian warga terpaksa berjalan kaki menuju kota untuk mendapatkan bantuan di posko pengungsian.

Kini, seiring membaiknya akses dan koordinasi lintas instansi, distribusi logistik mulai berjalan lebih lancar. Meski demikian, warga berharap proses pemulihan tidak berhenti pada bantuan darurat semata.

Wita menyampaikan harapan agar pemerintah juga memberikan dukungan material bangunan guna mempercepat perbaikan rumah-rumah warga yang rusak akibat banjir.

Pada Jumat (12/12), Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir bandang dan longsor di Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang. Kehadiran Presiden di tengah warga pengungsi menjadi simbol perhatian negara sekaligus menumbuhkan optimisme percepatan pemulihan pascabencana.

Berita Terbaru

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…