Ali Mufthi Ajak Kader Kedepankan Kesabaran dan Etika Politik di Musda XI Golkar Kota Malang

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, membuka Musda XI Golkar Malang. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, membuka Musda XI Golkar Malang. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kota Malang yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu, 14 Desember 2025, tak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga ruang refleksi politik tentang kedewasaan, etika, dan kebijaksanaan dalam berpartai.

Musda dihadiri jajaran elite DPD Golkar Jawa Timur, di antaranya Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi, Sekretaris DPD Golkar Jatim Blegur Prijanggono, Bendahara Eko Wahyudi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim Pranaya Yudha Mahardika, Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo, serta Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah V Sumardi. Dari Kota Malang, seluruh pengurus pleno DPD Golkar, pimpinan kecamatan se-Kota Malang, serta anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Malang hadir lengkap.

Dalam arahannya, Ketua DPD Golkar Jawa Timur Ali Mufthi menyampaikan pesan kebijaksanaan yang menekankan pentingnya kesabaran dan kejernihan berpikir dalam menyikapi dinamika Musda. Ia berharap seluruh proses berjalan lancar, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika politik.

“Ilmunya adalah kesabaran. Teman-teman PLt tetap sabar meski kadang pusing,” kata Ali, disambut perhatian penuh peserta Musda.

Ali menilai bahwa dinamika dalam Musda merupakan bagian alami dari kehidupan organisasi. Menurutnya, tidak semua proses yang terasa berat memiliki makna negatif, justru bisa menjadi ruang pembelajaran bagi kader untuk tumbuh dewasa secara politik.

“Kalau takdir tidak menghendaki, sampai kapan pun Musda tidak akan terjadi. Artinya, semua ini bagian dari proses yang harus dijalani dengan lapang dada,” katanya.

Ia mengajak seluruh kader Golkar Kota Malang untuk menghadapi kontestasi internal dengan sikap dewasa dan berpikir jernih. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak boleh merusak persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam partai.

Lebih jauh, Ali menekankan pentingnya menjaga etika politik, merawat silaturahmi, serta menghindari sikap sombong dan saling menjatuhkan, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua.

“Siapa pun yang terpilih harus mengibarkan kebaikan di ruang publik Kota Malang. Golkar harus hadir sebagai kekuatan yang menyejukkan,” katanya.

Menutup arahannya, Ali kembali menegaskan visi besar Partai Golkar sebagai partai yang berpihak pada kepentingan rakyat dan terus relevan di tengah perubahan zaman. "Jangan lupa doktrin Golkar: Suara Rakyat Suara Golkar, Suara Golkar Suara Rakyat,” pungkasnya.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…