Ribuan Perantau dari Malaysia Mudik Nataru ke Bawean, KSOP Gresik Siagakan 101 Personel

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Posko Nataru di Pelabuhan Gresik, Jawa Timur. (Faizul/Jurnas.net)
Posko Nataru di Pelabuhan Gresik, Jawa Timur. (Faizul/Jurnas.net)

Jurnas.net - Arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Pelabuhan Gresik tidak hanya mencerminkan mobilitas domestik, tetapi juga menjadi momen pulang kampung lintas negara bagi diaspora Pulau Bawean. Sejak Posko Nataru dibuka pada 18 Desember 2025, tercatat 1.520 penumpang menyeberang dari Gresik menuju Bawean, sementara 851 penumpang bergerak sebaliknya.

Mayoritas penumpang pada periode ini merupakan perantau asal Bawean yang bermukim di Malaysia dan Singapura, memanfaatkan libur panjang yang bertepatan dengan libur sekolah untuk kembali bersilaturahmi ke kampung halaman.

Salah satunya Tempal, warga negara Malaysia keturunan Bawean asal Desa Sukaoneng, yang mudik bersama rombongan keluarga besarnya. "Ini momen penting bagi anak-anak untuk bertemu orang tua dan neneknya. Saya membawa 12 orang sekaligus pulang ke Bawean,” kata Tempal, Jumat, 26 Desember 2025.

Tempal mengapresiasi fasilitas terminal penumpang Pelabuhan Gresik yang dinilainya semakin nyaman dan tertata. “Fasilitasnya baik, menunggu kapal juga nyaman. Alhamdulillah mudik lancar,” ujarnya.

Posko Nataru Jadi Sentral Pengamanan dan Monitoring

Kepala KSOP Kelas II Gresik, Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung, menjelaskan Posko Angkutan Nataru berfungsi sebagai pusat kendali keselamatan, pelayanan, dan koordinasi lintas instansi.

“Sejak 18 Desember hingga hari ini, arus Gresik–Bawean tercatat 1.520 penumpang. Kami mengoperasikan tiga armada, dua kapal cepat dan satu kapal ferry,” kata Herbert.

Ia mengakui sempat terjadi penundaan pelayaran akibat cuaca buruk beberapa hari lalu. Namun berkat koordinasi dan pemantauan intensif, kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan penumpukan penumpang.

“Semua tetap terkendali. Kami selalu memantau prakiraan cuaca BMKG sebelum kapal berangkat. Hingga akhir tahun, cuaca diprediksi cukup baik,” jelasnya.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi mulai Kamis (25/12/2025), ditandai dengan kapal cepat Express Bahari 3F berkapasitas 400 penumpang yang terisi penuh.

Petugas gabungan memantau layanan transportasi laut di Pelabuhan Gresik. (Faizul/Jurnas.net)Petugas gabungan memantau layanan transportasi laut di Pelabuhan Gresik. (Faizul/Jurnas.net)

Untuk menjamin keselamatan pelayaran, KSOP Kelas II Gresik menerjunkan 101 personel gabungan, termasuk jajaran KSOP, Polsek Kawasan Pelabuhan, Kamladu, Pelindo, Karantina Kesehatan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dishub, hingga Pramuka.

“Petugas berjaga saat keberangkatan dan kedatangan kapal. Semua sesuai jadwal pengamanan terpadu,” ujar Herbert.

Sebagai langkah preventif, KSOP juga melakukan pemeriksaan kesehatan awak kapal bekerja sama dengan Tim Medis RS Petrokimia, serta melibatkan Pramuka Saka Bahari, Saka Bhayangkara, dan taruna Poltekpel sebagai bagian edukasi keselamatan pelayaran sejak dini.

Selain ramp check kapal, pemeriksaan juga dilakukan saat embarkasi dan debarkasi penumpang. “Kami pastikan jalur evakuasi tidak terhalang barang bawaan dan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi operator,” tegasnya.

Dipantau CCTV hingga Aplikasi i-Motion
Seluruh aktivitas Posko Nataru Pelabuhan Gresik terpantau melalui 9 unit CCTV yang terhubung langsung ke Kementerian Perhubungan. Laporan arus mudik dikirim setiap hari ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Pergerakan kapal juga dimonitor melalui aplikasi i-Motion, sistem berbasis AIS milik Ditjen Hubla, serta dukungan data cuaca BMKG yang tersedia langsung di Posko. Tak hanya itu, pengelola juga menyediakan barcode survei kepuasan masyarakat di area terminal sebagai bentuk evaluasi layanan transportasi laut.

“Kami ingin memastikan mudik Nataru bukan hanya ramai, tetapi juga aman, nyaman, dan manusiawi,” pungkas Herbert.

Berita Terbaru

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…