Panitia HBH Bawean Hadirkan Cita Rasa Kampung Halaman di Yogyakarta, Koki dan Menu Khas Didatangkan dari Bawean

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Flayer HBH Internasional Bawean di Yogyakarta. (Dok: Jurnas.net)
Flayer HBH Internasional Bawean di Yogyakarta. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net – Gelaran Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026 di Yogyakarta tak hanya menjadi ajang silaturahmi diaspora. Di balik kemegahan acara yang akan digelar di hotel bintang empat, panitia justru menghadirkan nuansa kampung halaman melalui sajian kuliner khas Bawean yang autentik.

Ketua Panitia Pelaksana HBH Bawean Internasional, M. Faisol, memastikan bahwa para peserta, khususnya tokoh-tokoh yang hadir dalam agenda sarasehan, akan disuguhi hidangan istimewa yang lekat dengan tradisi masyarakat Bawean.

“Karena banyak tokoh Bawean yang hadir di sarasehan, maka snack dan makanan kami istimewakan dengan menu khas Bawean. Bahkan, tukang masaknya langsung kami datangkan dari Bawean,” kata Faisol, Jumat, 10 April 2026.

Ratusan ikan-ikan sebelum dimasak untuk disajikan pada acara HBH di Jogja. (Tangkapan Layar Video)Ratusan ikan-ikan sebelum dimasak untuk disajikan pada acara HBH di Jogja. (Tangkapan Layar Video)

Sarasehan yang digelar di Hotel Grand Tjokro Yogyakarta pada Sabtu, 11 April 2026, tidak hanya dirancang sebagai forum diskusi, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional bagi para peserta. Meski berlangsung di fasilitas modern, suasana khas Bawean tetap terasa melalui cita rasa makanan yang disajikan.

“Walaupun di hotel bintang empat, kami ingin peserta tetap merasakan suasana seperti di Bawean, terutama dari makanan yang disajikan,” jelasnya.

Menu Khas: Opor hingga Semur Tongkol Bawean

Faisol menegaskan panitia menyiapkan berbagai hidangan khas yang selama ini identik dengan tradisi masyarakat Bawean, terutama dalam momen-momen penting seperti resepsi pernikahan. Menu andalan yang akan disajikan di antaranya, Semur atau tongkol khas Bawean
Opor ayam khas Bawean.

Kedua menu tersebut dikenal sebagai sajian wajib dalam berbagai acara adat di Pulau Bawean. Kehadirannya di HBH Internasional diharapkan mampu membangkitkan nostalgia dan mempererat rasa kebersamaan antar peserta.

Ibu-ibu tengah menyiapkan bumbu masakan khas Bawean untuk acara HBH. (Tangkapan Layar Video)Ibu-ibu tengah menyiapkan bumbu masakan khas Bawean untuk acara HBH. (Tangkapan Layar Video)

Selain hidangan utama, panitia juga menghadirkan camilan khas yang tak kalah menggoda, yakni buus-buus ketan hitam berukuran jumbo. Menurutnya, camilan tradisional ini menjadi salah satu ikon kuliner Bawean yang jarang ditemui di luar pulau, sehingga kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri dalam acara tersebut.

"Buus-buus ini ukurannya besar dan sangat mengenyangkan. Satu saja sudah cukup membuat kenyang,” ucapnya.

Seperti diketahui, sarasehan HBH Bawean Internasional digelar dengan konsep roundtable discussion yang santai dan interaktif. Forum ini mengangkat tema besar tentang sukses pendidikan, ekonomi, serta politik dan kepemimpinan.

Dengan suasana yang hangat serta didukung sajian khas kampung halaman, panitia berharap interaksi antar peserta dapat berlangsung lebih akrab dan produktif. “Harapan kami, tamu merasa nyaman, puas, dan bisa menikmati suasana kekeluargaan Bawean meski berada di luar daerah,” pungkas Faisol.

Berita Terbaru

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jurnas.net — Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Kabupaten Ngawi tidak sekadar diisi dengan seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi b…