Libur Natal 2025, 500 Ribu Wisatawan Pilih Surabaya karena Aman Cuaca dan Nyaman

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu destinasi wisata di Kota Surabaya saat libur Natal 2025. (Humas Pemkot Surabaya)
Salah satu destinasi wisata di Kota Surabaya saat libur Natal 2025. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kota Surabaya selama libur Natal 2025 mencerminkan perubahan pola berwisata masyarakat. Di tengah peringatan cuaca ekstrem dan kondisi nasional yang masih diliputi keprihatinan, Surabaya justru tampil sebagai destinasi urban yang aman, nyaman, dan minim risiko, sehingga dipilih sekitar 500 ribu wisatawan selama masa libur Natal.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyebut pusat perbelanjaan tetap menjadi magnet utama kunjungan, terutama berkat gelaran Surabaya Holiday Super Sale yang digencarkan Pemerintah Kota Surabaya dan dipromosikan langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi.

“Mayoritas memang ke mal. Momentum liburan yang bertepatan dengan Surabaya Holiday Super Sale sangat terasa dampaknya,” ujar Hidayat, Senin, 29 Desember 2025.

Meski demikian, geliat wisata Surabaya tidak hanya ditopang sektor konsumtif. Ruang publik dan wisata keluarga justru menunjukkan tren yang stabil dan berkelanjutan. Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran tercatat dikunjungi sekitar 10 ribu wisatawan, termasuk sejumlah wisatawan mancanegara.

“Bahkan ada lima wisatawan asing yang datang ke THP Kenjeran. Ini menunjukkan wisata publik Surabaya mulai mendapat perhatian,” katanya.

Minat serupa juga terlihat di wisata perahu Taman Prestasi, yang mencatat sekitar 2.500 hingga 3.000 wisatawan lokal, serta tujuh wisatawan asing. Menurut Hidayat, wisata berbasis pengalaman sederhana namun aman menjadi pilihan utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Banyak wisatawan sekarang lebih berhitung. Mereka memilih kota yang infrastrukturnya siap, aman, dan tidak merepotkan. Surabaya memenuhi itu,” jelasnya.

Selain ruang publik, destinasi yang dikelola pihak swasta seperti Shanghai Park di Pakuwon City Mall dan kawasan floating market juga mencatat kunjungan tinggi. Akses mudah dan fasilitas terintegrasi membuat wisatawan dapat menikmati berbagai pilihan hiburan tanpa harus berpindah kota.

Menurutnya, ada tiga faktor utama yang mendorong tingginya kunjungan wisata ke Surabaya selama libur Natal. Pertama, adanya stimulus ekonomi melalui event belanja berskala kota. Kedua, kenyamanan kota yang semakin dirasakan wisatawan. Ketiga, faktor cuaca ekstrem yang membuat wisatawan lebih memilih destinasi urban yang relatif aman.

“BMKG sudah memberi peringatan cuaca ekstrem. Ini membuat masyarakat lebih selektif dan memilih kota yang infrastrukturnya matang,” ujarnya.

Di sisi lain, Surabaya juga menawarkan wisata bernuansa reflektif dan sosial. Menjelang pergantian tahun, kawasan Kota Lama Surabaya akan menjadi lokasi kegiatan Refleksi Surabaya, yang melibatkan komunitas kepemudaan lintas agama dan organisasi masyarakat. Kegiatan tersebut diisi dengan perenungan, diskusi, serta doa bersama.

“Ini bukan pesta hura-hura, tapi refleksi bersama. Ada Karang Taruna dan pemuda lintas agama yang terlibat,” terang Hidayat.

Nilai empati itu juga tercermin dari kebijakan Pemkot Surabaya yang tidak menggelar pesta kembang api pada malam Tahun Baru. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang terdampak bencana.

“Kalau saudara-saudara kita sedang tertimpa musibah, rasanya tidak elok kita berpesta. Pak Wali sudah mengingatkan hal itu,” tandasnya.

Berita Terbaru

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jurnas.net - Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menegaskan komitmennya mendorong kebangkitan ekonomi Pulau Bawean melalui sejumlah program prioritas dan…

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada keterlibatan unsur eksekutif dalam perkara dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat…

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jurnas.net - Transformasi pengelolaan sampah di Banyuwangi memasuki babak baru. Komitmen daerah ini membangun sistem persampahan sirkular terintegrasi mendapat…

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jurnas.net - Holding BUMN Danareksa terus mendorong transformasi kawasan industri agar semakin kompetitif dan berdaya saing nasional. Upaya ini menjadi bagian…

Ketum Bahlil Siapkan Arahan Strategis untuk Kader Saat Pelantikan 38 DPD Golkar se-Jatim

Ketum Bahlil Siapkan Arahan Strategis untuk Kader Saat Pelantikan 38 DPD Golkar se-Jatim

Kamis, 12 Feb 2026 21:32 WIB

Kamis, 12 Feb 2026 21:32 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dijadwalkan memberikan arahan strategis langsung kepada ribuan kader saat pelantikan serentak 38…

Pemprov Jatim: Tuduhan Ijon Dana Hibah ke Gubernur Khofifah Tak Berdasar Fakta Persidangan

Pemprov Jatim: Tuduhan Ijon Dana Hibah ke Gubernur Khofifah Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 12 Feb 2026 19:09 WIB

Kamis, 12 Feb 2026 19:09 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menghormati dan menaati seluruh proses hukum yang berjalan terkait perkara dugaan…