Jurnas.net - Partai Golkar menegaskan sikap politiknya untuk tetap konsisten mendukung pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Sikap tersebut juga sejalan dengan keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar terkait wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang belakangan menjadi perdebatan publik secara nasional.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menyatakan bahwa partainya telah mengambil posisi politik yang jelas dan tegas melalui keputusan Rapimnas. Menurutnya, kader di daerah tinggal mengamankan dan mengonsolidasikan keputusan tersebut.
“Golkar sudah berada pada posisi mengambil keputusan dalam Rapimnas bahwa Pilkada dipilih melalui DPRD. Itu sudah menjadi sikap resmi partai,” kata Ali, di Surabaya, Jumat, 2 Januari 2025.
Ali menegaskan hingga saat ini belum ada instruksi lanjutan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar untuk menggelar pertemuan taktis di daerah terkait isu tersebut. Meski demikian, konsolidasi internal tetap dilakukan guna menyamakan pandangan di seluruh struktur partai, termasuk dengan fraksi Golkar di DPRD.
“Konsolidasi ini bukan sosialisasi, melainkan menyamakan pikiran agar sikap partai berjalan satu garis dari pusat hingga daerah,” tegasnya.
Sebagai salah satu partai utama pengusung pemerintahan, Golkar juga memastikan dukungan penuh terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun, dukungan tersebut bersifat konstruktif dan tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami bukan oposisi. Golkar adalah pendukung pemerintah, sekaligus pengingat agar setiap kebijakan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat Jawa Timur,” katanya.
Ali menilai kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejauh ini cukup positif. Meski demikian, ia menekankan perlunya peningkatan kualitas kinerja agar hasil pembangunan semakin dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain menyikapi isu strategis nasional, Golkar Jatim juga mulai menyiapkan langkah jangka menengah untuk menghadapi perubahan demografi pemilih. Pada 2026, partai berlambang pohon beringin itu akan memfokuskan strategi pendekatan kepada generasi milenial dan pemilih pemula.
Salah satu upaya yang ditempuh adalah mendorong seluruh DPD Golkar kabupaten dan kota untuk menampilkan wajah partai yang lebih adaptif, terbuka, dan relevan dengan aspirasi generasi muda.
“Golkar di seluruh daerah harus mampu menggambarkan semangat generasi milenial. Ini penting untuk menjangkau pemilih pemula dan memastikan regenerasi politik berjalan,” tandasnya.
Editor : Amal