Manajemen KBS Klaim Perawatam Satwa dan Operasional Normal di Tengah Kasus Hukum

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Manajeman KBS jumpa pers pasca penggeledahan oleh Kejati Jawa Timur. (Humas Pemkot Surabaya)
Manajeman KBS jumpa pers pasca penggeledahan oleh Kejati Jawa Timur. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Di tengah penyelidikan aparat penegak hukum (APH) terhadap manajemen PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS), klaim bahwa perawatan dan pemeliharaan satwa tetap berjalan “normal” justru menuai tanda tanya publik. Pernyataan tersebut disampaikan manajemen saat sorotan terhadap tata kelola internal KBS sedang menguat.

Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menegaskan bahwa proses hukum yang tengah berjalan tidak berdampak pada operasional lembaga konservasi tersebut. Ia menyebut, pelayanan pengunjung dan perawatan satwa tetap menjadi prioritas utama manajemen.

“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami. Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan sesuai standar yang berlaku dan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” kata Nurika, Senin, 9 Februari 2026.

Namun, pernyataan normatif tersebut dinilai belum cukup menjawab kegelisahan publik, mengingat PDTS KBS kini berada dalam pusaran penyelidikan hukum yang menyangkut tata kelola dan administrasi. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius: sejauh mana manajemen mampu menjamin kesejahteraan satwa jika aspek pengelolaan internal sedang dipersoalkan aparat.

Nurika menjelaskan, manajemen fokus menjaga stabilitas operasional dengan memastikan kebutuhan dasar satwa terpenuhi, mulai dari nutrisi, pemantauan kesehatan, hingga pemeriksaan medis rutin oleh tim dokter hewan. Ia juga menyebut penyediaan pakan berkualitas serta pengelolaan habitat yang mendukung perilaku alami satwa tetap berjalan.

Sebagai lembaga konservasi yang dibiayai oleh uang publik dan menjadi ikon wisata edukasi Kota Surabaya, PDTS KBS dituntut tidak hanya mengandalkan klaim sepihak. Publik menanti pembuktian konkret bahwa standar kesejahteraan satwa benar-benar terjaga, bukan sekadar pernyataan defensif di tengah tekanan hukum.

Terkait proses penyelidikan, Nurika menyatakan pihaknya bersikap kooperatif dan menghormati langkah yang dilakukan APH. Ia bahkan mengapresiasi perhatian Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terhadap keberlangsungan perawatan satwa di KBS. “Kesejahteraan satwa tidak ada korelasinya dengan dokumen yang sedang diselidiki. Proses hukum tidak mengubah keberlangsungan operasional satwa,” kata Nurika.

Berita Terbaru

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jurnas.net - Maraknya konten lucu bersama anak di media sosial mendapat banyak perhatian warganet, namun konten tersebut memunculkan indikasi bentuk…

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jurnas.net - Suster Dulce Maria Guterres, FDCC, seorang biarawati Katolik asal Timor-Leste berdiri pada mimbar saat Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 di…

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Jurnas.net - Polemik pasca-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, belum sepenuhnya mereda. Warga…

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Jurnas.net - Persoalan kesejahteraan masyarakat masih menjadi perhatian di tengah berbagai dinamika perekonomian nasional. Setahun setelah tujuh Desakan…