Jurnas.net - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Quran di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Surabaya, Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang dikemas dengan aksi sosial dan penguatan nilai kebhinekaan di tengah masyarakat.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan peringatan tersebut merupakan tradisi partai dalam memaknai momentum keagamaan sekaligus mempererat solidaritas internal serta hubungan sosial dengan masyarakat luas.
“Peringatan Nuzulul Quran ini bagian dari jati diri kami. Dalam setiap momentum keagamaan besar, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu maupun lainnya, kami selalu berusaha hadir bersama,” kata Said.
Menurutnya, kegiatan keagamaan di PDIP tidak hanya terbatas pada satu agama. Dalam tradisi partai, peringatan keagamaan selalu dirayakan secara inklusif, termasuk peringatan Nuzulul Quran pada bulan Ramadan maupun perayaan Natal bagi umat Kristiani.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah. (Insani/Jurnas.net)
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu cara partai untuk terus menanamkan nilai kebhinekaan di internal organisasi sekaligus menunjukkan komitmen tersebut kepada masyarakat. "Intinya kami ingin terus menghidupkan kebhinekaan di internal partai sekaligus menunjukkan jati diri kami kepada masyarakat,” katanya.
Selain menggelar kegiatan keagamaan, PDIP Jawa Timur juga mengadakan berbagai aksi sosial selama bulan Ramadan. Salah satunya dengan membagikan takjil serta menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sejak awal Ramadan, lanjut Said, pihaknya telah menyalurkan sekitar 360 ribu paket sembako di berbagai daerah di Jawa Timur. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula. “Kami juga berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa, serta membagikan takjil setiap hari selama Ramadan,” pungkasnya.
Editor : Amal