Beasiswa Banyuwangi Progresif Dibuka April 2026, Prioritas Kedokteran dan Jurusan Kesehatan

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat kualitas layanan publik, terutama di sektor kesehatan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperluas program Beasiswa Banyuwangi Progresif (B-Pro) dengan prioritas bagi mahasiswa kedokteran dan jurusan kesehatan, termasuk dokter spesialis.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, program beasiswa tersebut dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang dibutuhkan daerah, khususnya tenaga medis yang masih terbatas jumlahnya di Banyuwangi.

“Program beasiswa ini membantu putra-putri Banyuwangi yang sedang menempuh pendidikan tinggi, terutama di jurusan kesehatan dan kedokteran. Namun tetap terbuka juga untuk jurusan lainnya sesuai kebutuhan daerah,” kata Ipuk, Jumat, 6 Maret 2026.

Program Beasiswa Banyuwangi Progresif diperuntukkan bagi mahasiswa on going minimal semester tiga. Pendaftaran untuk penerima beasiswa tahun akademik 2027 dijadwalkan dibuka mulai April 2026.

Ipuk menjelaskan, prioritas beasiswa saat ini diarahkan pada pendidikan dokter spesialis karena kebutuhan tenaga spesialis di fasilitas kesehatan daerah masih cukup besar. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak dokter spesialis yang nantinya bertugas di rumah sakit dan fasilitas kesehatan Banyuwangi.

“Melalui beasiswa ini diharapkan lahir lebih banyak dokter spesialis yang dapat mengisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Terdapat 12 program studi dokter spesialis yang menjadi prioritas dalam program ini, di antaranya spesialis jantung, saraf, urologi, THT, ortopedi dan traumatologi, penyakit dalam, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kedokteran jiwa, spesialis mata, hingga spesialis bedah mulut dan maksilofasial.

Selain dokter spesialis, program ini juga membuka kesempatan bagi mahasiswa jurusan kesehatan lainnya seperti apoteker, ahli gizi, ahli sanitasi, bidan, dan perawat. Khusus untuk profesi bidan, perawat, dan apoteker, pemerintah daerah memprioritaskan penerima beasiswa yang bersedia mengabdi di wilayah terluar Banyuwangi yang masih membutuhkan tenaga kesehatan.

“Kami mengajak mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut untuk mendaftar, karena mereka akan menjadi prioritas agar nantinya bisa kembali mengabdi di wilayahnya,” jelas Ipuk.

Tak hanya sektor kesehatan, Beasiswa Banyuwangi Progresif juga memberikan dukungan bagi mahasiswa di bidang strategis lain, seperti teknologi produksi tanaman pangan, teknik dan infrastruktur, ekonomi kreatif dan pariwisata, pendidikan, serta ilmu sosial.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfiyan, menambahkan bahwa program beasiswa ini khusus bagi warga Banyuwangi. Para penerima beasiswa nantinya memiliki kewajiban mengabdi di daerah setelah menyelesaikan pendidikan. “Penerima beasiswa wajib mengabdi di Banyuwangi minimal dua kali masa pemberian beasiswa ditambah satu tahun,” jelasnya.

Adapun komponen beasiswa yang diberikan meliputi biaya uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, buku, riset, hingga praktik. Bantuan pendidikan diberikan sejak mahasiswa dinyatakan lolos seleksi hingga menyelesaikan studi, yakni maksimal semester 12 untuk kedokteran dan semester 8 untuk jurusan lainnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap dapat menyiapkan generasi muda berkompetensi tinggi sekaligus memastikan kebutuhan tenaga profesional di berbagai sektor strategis daerah terpenuhi di masa depan.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Gandeng Kejati Jatim untuk Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

Pemkot Surabaya Gandeng Kejati Jatim untuk Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

Jumat, 06 Mar 2026 06:24 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 06:24 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat langkah penyelamatan aset daerah dengan menggandeng Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kerja sama strategis…

Surat Gus Lilur ke Presiden Prabowo Subianto Berbuah Kebijakan, Pemerintah Terbitkan Permen KP 5/2026 soal Ekspor Lobste

Surat Gus Lilur ke Presiden Prabowo Subianto Berbuah Kebijakan, Pemerintah Terbitkan Permen KP 5/2026 soal Ekspor Lobste

Jumat, 06 Mar 2026 05:28 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 05:28 WIB

Jurnas.net - Sebuah surat elektronik yang dikirim pengusaha nasional asal Situbondo, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, kepada Presiden Prabowo…

Gubernur Khofifah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Idul Fitri

Gubernur Khofifah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Idul Fitri

Kamis, 05 Mar 2026 20:44 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 20:44 WIB

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan bahan pokok di Jawa Timur dalam kondisi aman menjelang Idul Fitri. Kepastian…

PDIP Jatim Sesalkan Konflik Timur Tengah, Serukan Perdamaian Dunia

PDIP Jatim Sesalkan Konflik Timur Tengah, Serukan Perdamaian Dunia

Kamis, 05 Mar 2026 19:33 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:33 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur menyampaikan keprihatinan mendalam atas memanasnya konflik di Timur…

PDIP Jatim Gelar Nuzulul Quran, Salurkan 360 Ribu Paket Sembako Selama Ramadan

PDIP Jatim Gelar Nuzulul Quran, Salurkan 360 Ribu Paket Sembako Selama Ramadan

Kamis, 05 Mar 2026 18:04 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Quran di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Surabaya, Kamis, 5 Maret…

Garage Day Surabaya 2026 Salurkan 38 Ribu Bantuan untuk 7.250 Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan

Garage Day Surabaya 2026 Salurkan 38 Ribu Bantuan untuk 7.250 Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan

Kamis, 05 Mar 2026 17:43 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 17:43 WIB

Jurnas.net - Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW,  untuk memperkuat kepedulian …