Jurnas.net - Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, meminta Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), memperketat pengawasan keselamatan di seluruh objek wisata menjelang libur sekolah yang berlangsung pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang diperkirakan akan memanfaatkan masa liburan dengan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Bandung.
Renie mengungkapkan, berdasarkan proyeksi pemerintah daerah, pergerakan wisatawan pada libur pertengahan tahun ini diperkirakan tidak setinggi periode sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh beragam faktor, di antaranya kebutuhan masyarakat yang bertepatan dengan masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) serta dinamika perekonomian.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh membuat pemerintah maupun pengelola wisata mengendurkan kewaspadaan.
Menurutnya, sejumlah kawasan wisata unggulan seperti Ciwidey, Rancabali, dan Pangalengan diperkirakan tetap menjadi tujuan favorit wisatawan, terutama pada akhir pekan.
Untuk itu, Renie meminta pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi potensi risiko selama musim liburan.
Pertama, Disparbud diminta memastikan seluruh pengelola objek wisata melakukan pemeriksaan dan uji kelayakan terhadap seluruh fasilitas, khususnya wahana yang berisiko tinggi seperti jembatan gantung, wisata air, maupun wahana ekstrem lainnya. Pemeriksaan tersebut harus dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) demi menjamin keselamatan pengunjung.
Kedua, ia meminta Dinas Perhubungan bersama Dinas Kesehatan mendirikan posko terpadu di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan arus lalu lintas. Posko tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan jika terjadi kemacetan maupun keadaan darurat, terutama di jalur Soreang–Ciwidey dan Banjaran–Pangalengan.
Ketiga, Renie juga mengingatkan pemerintah daerah agar tetap realistis dalam menetapkan target penerimaan **Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT)** dari sektor hiburan dan perhotelan. Menurutnya, target pendapatan daerah harus mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat agar tidak membebani pelaku usaha pariwisata.
"Keselamatan warga dan wisatawan adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Libur sekolah harus menjadi momentum yang aman dan membahagiakan. Kami di DPRD melalui fungsi pengawasan akan memastikan pemerintah daerah hadir di lapangan untuk mengawal kelayakan fasilitas wisata dan kelancaran arus lalu lintas," kata Renie.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan berwisata ke Kabupaten Bandung untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi aturan di setiap objek wisata, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, wisatawan disarankan memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas melalui layanan CCTV milik Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung agar perjalanan menuju kawasan wisata dapat berlangsung lebih aman dan lancar.
Editor : Roni K