Pengamat Sebut Duet Ganjar-Mahfud MD Potensi Menang Besar di Pilpres 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (istimewa)
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (istimewa)

Jurnas.net - Pengamat politik, Saidiman Ahmad, mengomentari menguatnya nama Mahfud MD sebagai salah satu figur bakal cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Peneliti di Saiful Mujani Reserarch and Consulting atau SMRC itu menilai Mahfud yang dikenal memiliki integritas berpotensi mendongkrak elektabilitas Ganjar Pranowo.

"Branding (merek) integritas ini penting karena salah satu kualitas personal yang dianggap paling penting oleh masyarakat untuk seorang pemimpin nasional ialah integritas,” kata Saidiman di Jakarta, Minggu, 24 September 2023.

Alumnus Crawford School of Public Policy, Australian National University (ANU), itu menyebut integritas Mahfud tecermin dari rekam jejaknya sebagai sosok yang bersih dan berani.

Selain itu, Mahfud juga dikenal sebagai sosok nahdiyin. Saidiman menjelaskan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan faktor penting di pilpres.

Lebih lanjut Saidiman mengatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai parpol pengusung Ganjar memiliki sejarah tentang memilih cawapres dari kalangan nahdiyin.

Misalnya, PDIP memilih K.H. Hasyim Muzadi sebagai cawapres pendamping Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2004.

Pun pada 2018, PDIP memilih K.H. Ma’ruf Amin yang saat itu sebagai rais am NU untuk menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Saidiman menyebut Mahfud MD saat ini merupakan tokoh nahdiyin paling populer. Tidak hanya populer, menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam) itu juga mendapatkan penerimaan yang sangat baik di publik.

Faktor lainnya ialah ketokohan Mahfud yang diprediksi mampu menggaet pemilih di Jawa Timur (Jatim). Saat ini, Jatim merupakan salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar.

Jatim juga menjadi basis nahdiyin. Dari aspek sosiologi, kata Saidiman, sosok Mahfud MD bisa menyolidkan pemilih di Jatim untuk mendukung Ganjar.

Oleh karena itu, Saidiman menilai Mahfud -ketimbang nama-nama lain yang akhir-akhir ini juga mengemuka- lebih berpeluang menjadi cawapres untuk Ganjar.

“Nama-nama lain yang selama ini juga potensial mulai tereliminasi berdasarkan signal dari elite PDI Perjuangan,” katanya. (Fir/Mal)

Berita Terbaru

DPRD Kabupaten Bandung Dinilai Tak Miliki Kewenganan untuk Awasi BUMD

DPRD Kabupaten Bandung Dinilai Tak Miliki Kewenganan untuk Awasi BUMD

Jumat, 24 Apr 2026 15:30 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 15:30 WIB

Polemik pengawasan PT Bandung Daya Sentosa (BDS) memicu perdebatan soal peran DPRD dan eksekutif.…

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi, Fasilitas Jabatan Masih Melekat

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi, Fasilitas Jabatan Masih Melekat

Jumat, 24 Apr 2026 14:09 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:09 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, resmi berstatus tersangka dugaan korupsi, namun seluruh fasilitas dan tunjangan jabatan masih diberikan.…

Kinerja 70 Disabilitas Tak Kalah dengan Pekerja Lain di Pabrik HS 

Kinerja 70 Disabilitas Tak Kalah dengan Pekerja Lain di Pabrik HS 

Jumat, 24 Apr 2026 11:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:40 WIB

Jurnas.net - Perusahaan rokok asal Jogjakarta, HS  menjaga komitmennya menjadi perusahaan inklusif. Di saat banyak penyandang disabilitas yang sulit dapat kerja…

Kejati Jatim Sita Fortuner Kabid ESDM Hasil dari Uang Haram Perizinan Tambang

Kejati Jatim Sita Fortuner Kabid ESDM Hasil dari Uang Haram Perizinan Tambang

Jumat, 24 Apr 2026 10:26 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 10:26 WIB

Jurnas.net - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur tak hanya membongkar praktik pemerasan perizinan tambang yang sistematis, tetapi juga mulai menyita aset…

Pemkot Surabaya Bongkar Bangunan di Bantaran Kalianak untuk Normalisasi Sungai

Pemkot Surabaya Bongkar Bangunan di Bantaran Kalianak untuk Normalisasi Sungai

Jumat, 24 Apr 2026 09:18 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 09:18 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota Surabaya mulai mengakselerasi normalisasi Sungai Kalianak tahap II sebagai langkah konkret menekan risiko banjir. Namun di balik u…

Polairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan 930 Liter Solar Subsidi Ilegal di Tanjung Perak

Polairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan 930 Liter Solar Subsidi Ilegal di Tanjung Perak

Jumat, 24 Apr 2026 08:02 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 08:02 WIB

Jurnas.net – Upaya penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dengan modus rapi akhirnya terbongkar di Pelabuhan Tanjung Perak. Direktorat K…