Jurnas.net - Petunjuk teknis (juknis) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk SMA/SMK sudah mulai dilaksanakan. Untuk mensukseskan PPDB itu, Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menyiapkan sebanyak 754 operator yang terdiri dari 716 operator SMA dan 38 SMK.
"Saya titip, ini pesan dari Pak Pj Gubernur Jatim, bahwa setia para operator harus dijaga integritasnya. Karena ratusan operator itu yang nantinya bakal membantu masyarakat, saat mendapat kendala sistem selama proses PPDB berjalan," kata Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, dalam pesan tertulisnya, Selasa, 5 Maret 2024.
Oleh karena itu, lanjut Aries, operator harus bisa bekerja dengan baik, tidak boleh mengeluarkan keputusan tanpa sepengetahuan dari kepala satuan pendidikan masing masing. "Kami akan sanksi tegas jika ada operator yang bermain-main dengan sistem PPDB selama proses berlangsung," jelasnya.
Baca Juga : Langkah HKI Jatim Menuju Pendidikan Vokasi Berkualitas dan Tekan Pengangguran
Menurutnya, stigma sekolah favorit menjadi buruan masih terjadi di masyarakat. Bahkan ia bilang, sebelum PPDB dibuka, tidak sedikit yang berusaha mencari jalan untuk menitipkan calon peserta didik baru di sekolah tujuan.
"Kami sekarang sudah punya kebijakan berupa regulasi PPDB, seperti penetapan wilayah zonasi SMA, tidak dapat dilakukan per satu wilayah Kabupaten/Kota," katanya.
Aries menegaskan bahwa kepala satuan pendidikan di bawah koordinasi cabang kantor dinas, dan unit pelaksana teknis di lingkungan Dindik Jatim selaku operator pusat akan bertanggungjawab dan berkoordinasi dengan kepala dinas. Sehingga semua keputusan dan kebijakan harus berjenjang.
Dalam wilayah zonasi SMA, Aries menjelaskan terbagi menjadi dua, yakni berdasarkan zonasi radius atau jarak terdekat untuk pendaftar yang berasal dari wilayah dalam zonasi. Sementara wilayah luar zonasi yang berbatasan, diukur dengan jarak terdekat dari sekolah tujuan. Jalur tersebut, ada kuota 30 persen dari daya tampung sekolah atau dari total jalur zonasi 50 persen.
Baca Juga : Dua Bulan Jelang Khofifah Purna Tugas, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jatim Tersisa 1,17 Juta Jiwa
Kedua, zonasi berdasarkan sebaran, yakni untuk calon peserta didik baru yang berasal dari semua kelurahan atau desa di wilayah dalam zonasi dengan dibagi rata sejumlah kelurahan atau desa dari wilayah dalam zonasi tersebut. Jalur itu terdapat kuota 20 persen dari daya tampung sekolah atau 50 persen dari total kuota zonasi keseluruhan.
"Kita selama ini kan taunya, ya sudah kami sudah masuk zonasi, kenapa saya tidak masuk?. Saya sudah sesuai dengan jaraknya, apalagi dengan zonasi yang sudah berubah saat ini. Semacam ini agar kita bisa menjelaskan sesuai regulasi dengan petunjuk teknis yang sudah ada," kata pria yang juga Pj Wali Kota Batu itu.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…