Lantik 65 Kepala Sekolah Baru, Khofifah Tantang Pertahankan Keunggulan Jatim di SNBP-SNBT

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai melantik kepala sekolah di wilayahnya. (Insani/Jurnas.net)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai melantik kepala sekolah di wilayahnya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melantik 65 Kepala UPT Satuan Pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu, 3 Mei 2026.

Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan struktural, melainkan bagian dari strategi besar Pemprov Jatim untuk menjaga kualitas pendidikan yang selama ini menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu barometer pendidikan nasional.

Dalam arahannya, Khofifah menegaskan bahwa kepala sekolah tidak boleh hanya berfungsi sebagai administrator pendidikan, tetapi harus menjadi pemimpin perubahan yang mampu mendorong peningkatan mutu sekolah, kualitas guru, serta prestasi peserta didik.

“Jabatan kepala sekolah adalah amanah besar. Bukan hanya mengelola administrasi, tetapi memastikan sekolah terus berkembang, melahirkan prestasi, dan menjadi tempat lahirnya generasi unggul yang siap menghadapi masa depan,” kata Khofifah.

Khofifah menyoroti capaian pendidikan Jawa Timur yang kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan jumlah siswa lolos terbanyak di Indonesia.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, komite sekolah hingga Dinas Pendidikan. “Prestasi pendidikan Jawa Timur saat ini sangat membanggakan. Pada jalur SNBP kita menjadi yang tertinggi secara nasional, dan hasil SNBT yang baru diumumkan juga menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah peserta lolos terbanyak di Indonesia,” ujarnya.

Khofifah menilai keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan Jawa Timur terus bergerak ke arah yang positif. Namun, ia mengingatkan bahwa prestasi tersebut tidak boleh membuat seluruh pemangku kepentingan berpuas diri.

“Yang lebih sulit bukan meraih prestasi, tetapi mempertahankan dan meningkatkannya. Karena itu saya berharap kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjaga bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih Jawa Timur,” tegasnya.

Khofifah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan saat ini memiliki kaitan langsung dengan kesiapan Jawa Timur menghadapi bonus demografi yang akan terjadi dalam dua dekade mendatang. Menurutnya, bonus demografi hanya akan menjadi peluang apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan memiliki akses pendidikan yang merata.

“Bonus demografi bisa menjadi berkah atau justru menjadi beban. Kuncinya ada pada kualitas pendidikan yang kita siapkan hari ini,” katanya.

Karena itu, Pemprov Jatim terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah yang selama ini membutuhkan penguatan layanan pendidikan. Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian khusus adalah Mama Mau Naik Kelas (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas) yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di empat kabupaten di Pulau Madura.

Khofifah mengungkapkan bahwa program tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Jumlah siswa asal Madura yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP maupun SNBT terus mengalami peningkatan signifikan.

“Program ini terbukti efektif. Ada peningkatan yang sangat signifikan dalam keterimaan siswa SMA dan SMK asal Madura di perguruan tinggi negeri. Ini membuktikan bahwa pemerataan mutu pendidikan bisa diwujudkan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Jurnas.net – Polemik di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan publik setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, …

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk b…

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …