Polda Jatim Bongkar Jaringan Ribuan Anggota Terlibat Penyimpangan Seksual

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur. (Foto: Biddokes Polda Jatim)
Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur. (Foto: Biddokes Polda Jatim)

Jurnas.net - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur berhasil membongkar aktivitas jaringan penyimpangan seksual yang beroperasi secara daring melalui salah satu platform media sosial. Pengungkapan ini dilakukan oleh Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim yang menangani kejahatan siber.

Direktur Reskrimsus Polda Jatim, Kombes Raden Bagoes Wibisono, membenarkan adanya penindakan terhadap jaringan tersebut. Ia menyebutkan bahwa proses penyelidikan dan penindakan masih berjalan dan belum dapat diungkapkan secara detail ke publik.

“Sudah ada yang diamankan, namun kasus ini masih dalam pengembangan oleh tim Subdit II,” kata Bagoes, dikonfirmasi, Jumat, 13 Juni 2025.

Bagoes juga belum bersedia membeberkan jumlah maupun identitas para pihak yang terlibat. “Nanti akan kami sampaikan secara lengkap setelah prosesnya tuntas,” katanya.

Baca Juga : Polda Jatim Amankan 1.645 Pelaku Kejahatan Melalui Operasi Anti-Premanisme di Titik Rawan

Temuan ini turut menjadi perhatian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur. Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita, menyatakan pihaknya melakukan verifikasi serta analisis mendalam terhadap konten yang dibagikan di jaringan tersebut. Selain itu, pihaknya juga menjalin koordinasi erat dengan Polda Jatim dalam mendukung proses penyelidikan.

“Diskominfo Jatim menaruh perhatian serius atas keberadaan grup tersebut yang diketahui memiliki jumlah anggota cukup besar,” ungkap Sherlita kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Berdasarkan penelusuran atas komunitas daring tersebut, diketahui telah aktif sekitar tiga tahun terakhir dan berhasil menghimpun lebih dari 11 ribu anggota. Awalnya, grup tersebut bersifat tertutup dengan sistem seleksi masuk melalui persetujuan admin. Namun seiring waktu, akses ke jaringan itu menjadi lebih terbuka hingga dapat dijangkau masyarakat umum.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons tren peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai terdeteksi di awal 2026.…