Unik! ASN Banyuwangi Kerja Wajib Bersarung dan Berpeci Selama Hari Santri

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pimpin apel peringati Hari Santri Nasional (HSN). (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pimpin apel peringati Hari Santri Nasional (HSN). (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi punya cara unik dalam memperingati Hari Santri Nasional 2025. Selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Oktober 2025, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi diwajibkan mengenakan busana bernuansa santri. ASN pria harus memakai sarung, baju koko putih, dan peci hitam, sementara ASN perempuan mengenakan busana muslimah putih dan kerudung hitam.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran resmi yang ditandatangani Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Menurut Ipuk, kebijakan tersebut merupakan wujud penghormatan kepada perjuangan para ulama dan santri yang memiliki peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Bumi Blambangan.

"Kita ingin memberi penghormatan atas jasa para ulama dan santri yang telah berjuang untuk NKRI, khususnya di Banyuwangi. Momentum ini juga menjadi ajang bagi ASN meneladani semangat juang, kesederhanaan, dan solidaritas para santri,” kata Ipuk, Selasa, 21 Oktober 2025.

Ipuk menambahkan peringatan Hari Santri juga menjadi momen untuk mengapresiasi peran pesantren dalam membangun karakter dan moral masyarakat. Pesantren, kata dia, telah lama berkontribusi dalam pendidikan, penguatan akhlak, serta mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing.

"Kami banyak berutang budi kepada pesantren. Mereka telah menjaga akhlak, mendidik masyarakat, dan berkontribusi nyata dalam membangun daerah,” ujarnya.

Baca Juga : 100 Peserta Ikuti Jalan Santai Hari Santri, Khofifah: Tersedia Grandprize Mobil Hingga 60 Paket Umroh

[caption id="attachment_8743" align="alignnone" width="1600"] Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pimpin apel peringati Hari Santri Nasional (HSN). (Humas Pemkab Banyuwangi)[/caption]

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Pemkab Banyuwangi tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan pesantren agar terus menjadi motor pembentuk generasi berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.

"Semangat ini sejalan dengan tema Hari Santri tahun ini: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” kata Ipuk.

Dalam surat edaran itu, juga diatur ketentuan berpakaian bagi ASN nonmuslim, yakni mengenakan kemeja putih dan celana atau rok hitam sebagai bentuk kebersamaan dalam semangat peringatan Hari Santri.

Ipuk memastikan, kebijakan berpakaian ala santri tersebut tidak akan mengganggu pelayanan publik. "Meski pakai sarung saat bekerja, insyaallah layanan kepada masyarakat tetap maksimal,” pungkasnya.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…