Empat Calon Haji Asal Lamongan Tertunda ke Tanah Suci Karena Sakit Anemia

Reporter : Redaksi
Sekretaris Panitia Panyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Abdul Haris. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Embarkasi Surabaya mencatat ada empat jemaah calon haji (JCH) dari kloter 7 asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, batal berangkat ke Tanah Suci Mekah pada Senin, 13 Mei 2024. Mereka menunda keberangkatannya ke Mekah, karena salah satu pasangan mereka didiagnosa sakit anemia oleh tim kesehatan.

"Ada dua orang dari kloter 7 itu mengalami sakit anemia. Sehingga ada empat orang dari dua pasangan menunda keberangkatannya ke Tanah Suci, harusnya hari ini mereka terbang," kata Sekretaris Panitia Panyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Abdul Haris.

Baca juga: Masa Tunggu Haji di Gresik Dipangkas Jadi 26 Tahun: Kuota 2026 Naik Jadi 2.846 Jamaah

Haris mengatakan empat jemaah itu nantinya bakal diikutkan keberangkatan kloter lainnya. Ini setelah masing-masing pasangan mereka dinyatakan sehat dan secara fisik mumpuni untuk menjalankan ibadah haji.

"Mudah-mudahan yang sakit ini segera memperoleh kesembuhan, dan begitu memungkinkan menurut tim kesehatan maka kita akan gabungkan ke kloter berikutnya," katanya.

Baca juga: Sudah 34 Ribu Jemaah Haji Tiba di Debarkasi Surabaya

Baca Juga : 39.228 Jemaah Haji Akan Berangkat dari Embarkasi Surabaya Pada Tahun 2024 Ini

Meski ada empat orang tertunda, Haris menyebut kuota kloter 7 tetap penuh. Sebab pihak PPIH langsung melakukan rotasi pergeseran jemaah dari kloter lainnya.

Baca juga: Embarkasi Surabaya Berangkatkan Jemaah Haji Gelombang Kedua Dimulai Kloter 47 

"Alhamdulillah kloter 7 sudah full seat. Karena Kita langsung melakukan penggantian jemaah dengan melakukan pergeseran," tandasnya.

Hingga saat ini, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan sekitar 1.855 jemaah calon haji (JCH) ke Tanah Suci Mekah. Total mereka tergabung dalam 7 kloter yang telah terbang ke Arab Saudi.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru