Gus Yahya Tak Peduli Tak Diundang PKB Pada Muktamar Di Bali

Reporter : Redaksi
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Miftachussunnah, Jalan Kedung Tarukan, Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tampaknya tak akan hadir pada acara muktamar ke-6, yang akan digelar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 24-25 Agustus 2024, di Bali. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya meyebut alasannya karena PKB tak mengundangnya.

"Sampai sekarang belum ada undangannya (Muktamar PKB di Bali)," kata Gus Yahya, saat di Surabaya, Selasa, 13 Agustus 2024.

Baca juga: Didominasi Pengurus Muda, PKB Jatim Siapkan Strategi Rebut Pemilih 60 Persen Milenial dan Gen Z 

Meski demikian, Gus Yahya mengaku tak mempersoalkan perihal tersebut. Sedianya, PKB mengundang PBNU, mengingat adanya PKB karena bentukan PBNU.

"Ya kami tidak persoalkan juga silakan saja gitu ya. Saya gak tahu apakah dahulu PKB selalu mengundang pengurus PBNU atau tidak, karena saya ketum baru sekarang. Saya ndak tahu ketua umumnya yang kemarin diundang atau ndak, saya juga ndak tahu," katanya.

Baca Juga : Gus Yahya Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyerangan Kiai NU di Karawang

Ia pun juga menanggapi soal banyak tokoh NU yang diundang oleh PKB dalam muktamar besok, kecuali dirinya. Ia menyebut, hal itu adalah biasa lantaran banyak tokoh PKB yang juga merupakan tokoh NU. "Biasa begitu, karena banyak tokoh PKB itu tokoh NU juga, jadi itu hal biasa," ujarnya.

Baca juga: Cak Imin: Kejayaan PKB Tak Bisa Instan dan Harus Dibangun dari Kerja Akar Rumput

Gus Yahya menegaskan agar PKB dapat kembali ke khitahnya. Khitah yang dimaksud adalah kembali seperti desain awal ketika didirikan oleh PBNU. "Ya kembali seperti desain awal ketika didirikan oleh PBNU. Ya muktamar ini kan agenda rutin PKB tetapi tanggung jawab moral itu kan tidak bisa dibatasi," pungkasnya.

Diketahui, Sekretaris Organizing Committee (OC) Muktamar ke-6 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zainul Munasichin memastikan muktamar partainya bakal digelar di Bali pada 24-25 Agustus mendatang.

"Nanti akan dihadiri Insya Allah kurang lebih 5.500 pengurus dan kader PKB seluruh Indonesia," kata Zainul saat menggelar konferensi pers di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Jakarta Pusat pada Senin, 12 Agustus 2024.

Baca juga: Gus Yahya: PBNU Tak Akan Bikin Partai Baru Tandingan PKB

Ketua Steering Committee (SC) Muktamar PKB Faisol Riza juga mengatakan, Presiden Joko Widodo alias Jokowi, presiden terpilih Prabowo Subianto, dan ketua umum partai lain diundang untuk menghadiri acara itu.

"Ketua umum-ketua umum partai pasti kami undang. Kemudian, Presiden Pak Jokowi kami undang. Pak Prabowo juga kami undang, baik sebagai Ketua Umum Gerindra maupun sebagai Presiden terpilih," katanya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru