Didominasi Pengurus Muda, PKB Jatim Siapkan Strategi Rebut Pemilih 60 Persen Milenial dan Gen Z 

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, didampingi jajaran pengurus. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, didampingi jajaran pengurus. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur (DPW PKB Jatim) resmi memulai babak baru konsolidasi politik. Pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031 yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi politik pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan deklarasi strategi besar merebut dominasi pemilih muda dan menyiapkan fondasi kepemimpinan Jawa Timur ke depan.

Komposisi kepengurusan yang didominasi figur-figur muda menjadi sinyal jelas arah politik PKB Jatim. Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa perubahan struktur ini dirancang sebagai respons terhadap pergeseran demografi pemilih yang semakin didominasi generasi milenial, Gen Z, hingga generasi Alpha.

“Alhamdulillah hari ini DPW PKB Jatim dengan pasukan baru yang relatif muda bisa melaksanakan pengukuhan, Muskerwil, sekaligus orientasi politik untuk pengurus periode 2026–2031,” kata Halim di Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Membaca Peta Demografi, Mengubah Strategi
Halim menyebut, dalam pemilu dan pilkada mendatang, sekitar 60 persen pemilih di Jawa Timur akan berasal dari kalangan milenial, Gen Z, dan generasi Alpha. Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan penentu arah kemenangan politik.

“Kita sudah menyiapkan diri untuk menyongsong sekitar 60 persen pemilih dari milenial, Gen Z, dan level Alpha. Karena itu targetnya khusus, langkahnya khusus, dan strateginya juga berbeda dengan prioritas sebelumnya,” tegasnya.

Menurutnya, partai politik yang gagal membaca pergeseran ini akan tertinggal. Generasi muda dinilai memiliki karakter berbeda: kritis, digital savvy, cepat mengakses informasi, dan menuntut solusi konkret atas persoalan riil seperti lapangan kerja, pendidikan, ekonomi kreatif, hingga isu lingkungan.

Regenerasi di tubuh PKB Jatim, lanjut Halim, bukan hanya soal usia, melainkan perubahan kultur kerja. Kepengurusan baru didorong untuk lebih lincah, adaptif terhadap teknologi, serta aktif membangun komunikasi publik, terutama di ruang digital.

Dalam struktur baru, posisi Sekretaris DPW diisi Sahabat Azam dan Bendahara dipercayakan kepada Sahabat Umar, bersama jajaran pengurus lain yang diharapkan bergerak intensif setiap hari. Konsolidasi internal, penguatan basis kader, serta penetrasi isu-isu strategis generasi muda menjadi fokus kerja lima tahun ke depan.

Saat ditanya soal langkah teknis merebut 60 persen suara milenial dan Gen Z, Halim memilih tak membeberkan detail. Namun ia memastikan pendekatan yang disiapkan tidak bersifat simbolik. “Strateginya pasti ada, tapi tidak mungkin kami sampaikan. Nanti khawatir ditiru partai lain. Yang jelas, akan ada pendekatan khusus untuk Gen Z dan menyongsong generasi Alpha,” ujarnya.

Langkah ini sekaligus dibaca sebagai bagian dari persiapan panjang PKB Jatim dalam kontestasi politik mendatang, termasuk perebutan kepemimpinan di Jawa Timur. Dengan basis pemilih muda yang kian dominan, keberhasilan merebut simpati generasi ini diyakini menjadi kunci kemenangan.

PKB Jatim tampak menyadari bahwa pertarungan politik ke depan bukan lagi sekadar adu kekuatan struktur, tetapi adu gagasan dan kecepatan adaptasi. Regenerasi kepengurusan menjadi pijakan awal untuk menempatkan partai tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Berita Terbaru

Kinerja Pemprov Jatim Dikritik DPRD, Khofifah Emosional dan Naik Nada Saat Jawab LKPJ 2025

Kinerja Pemprov Jatim Dikritik DPRD, Khofifah Emosional dan Naik Nada Saat Jawab LKPJ 2025

Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB

Jurnas.net – Rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 di DPRD Jawa Timur berlangsung p…

Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap MBG, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap MBG, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 15:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:03 WIB

Jurnas.net - Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, kembali menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan Program…

DPRD Kritik Rapor Kinerja Khofifah: Literasi Rendah, BUMD Loyo dan Ketimpangan Tinggi

DPRD Kritik Rapor Kinerja Khofifah: Literasi Rendah, BUMD Loyo dan Ketimpangan Tinggi

Rabu, 13 Mei 2026 14:23 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat sorotan tajam dari DPRD Jawa Timur dalam p…

Kemenkum RI Resmi Tetapkan 12 Lagu Tradisional Banyuwangi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Kemenkum RI Resmi Tetapkan 12 Lagu Tradisional Banyuwangi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Rabu, 13 Mei 2026 13:17 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Warisan budaya Banyuwangi kini mendapat perlindungan hukum resmi dari negara. Sebanyak 12 lagu dan musik tradisi asli Kabupaten Banyuwangi resmi t…

Jelang Idul Adha 2026, Pemkot Surabaya Wajibkan Hewan Kurban Bersertifikat Sehat Cegah PMK dan Antraks

Jelang Idul Adha 2026, Pemkot Surabaya Wajibkan Hewan Kurban Bersertifikat Sehat Cegah PMK dan Antraks

Rabu, 13 Mei 2026 12:27 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 12:27 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan pelaksanaan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah ini d…

Program Banyuwangi Hijau Kian Meluas, 73 Desa Kompak Ubah Sampah Bernilai Ekonomi

Program Banyuwangi Hijau Kian Meluas, 73 Desa Kompak Ubah Sampah Bernilai Ekonomi

Rabu, 13 Mei 2026 11:19 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 11:19 WIB

Jurnas.net – Program pengelolaan sampah berbasis sirkular bertajuk Banyuwangi Hijau terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tidak hanya mengurangi volume s…