Kuasai 27 Kursi DPRD Jatim, PKB Percaya Diri Bidik Kursi Gubernur Jika Pilkada Lewat Parlemen

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, didampingi jajaran pengurus. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, didampingi jajaran pengurus. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur secara terbuka menyatakan kesiapan membidik kursi Gubernur Jawa Timur apabila mekanisme pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD. Modal utama PKB Jatim bukan sekadar ambisi politik, melainkan kekuatan riil di parlemen daerah sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak.

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, menyebut posisi Jatim 1 sebagai target yang realistis dan terbuka bagi semua partai. “Soal Jatim 1, semua partai pasti punya target yang sama. Bukan hanya PKB,” ujar Halim usai Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan orientasi politik pengurus di Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026.

Halim menegaskan jika pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD, maka peta kekuatan politik akan sangat ditentukan oleh penguasaan kursi legislatif dan soliditas fraksi. Dalam konteks ini, PKB Jatim berada pada posisi strategis.

PKB tercatat sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Jawa Timur, yakni 27 kursi. Posisi tersebut menjadikan PKB memiliki daya tawar kuat dalam menentukan arah koalisi dan kandidat gubernur pada kontestasi politik Jawa Timur mendatang.

Di bawah PKB, PDI Perjuangan dan Partai Gerindra sama-sama menempati posisi kedua dengan 21 kursi, meski secara perolehan suara PDIP unggul. Selanjutnya disusul Partai Golkar (15 kursi), Partai Demokrat (11), Partai Amanat Nasional (5), Partai Keadilan Sejahtera (5), Partai Persatuan Pembangunan (4), dan Partai Solidaritas Indonesia (1).

Komposisi ini dinilai Halim menjadi modal signifikan apabila pemilihan gubernur dilakukan melalui mekanisme parlemen. Menurutnya, pemilihan kepala daerah melalui DPRD justru lebih rasional dan akuntabel, terutama untuk level provinsi. "Kalau dipilih DPRD pasti banyak yang berminat, karena lebih akuntabel dibanding dipilih langsung oleh rakyat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara administratif provinsi tidak memiliki wilayah operasional langsung sebagaimana kabupaten atau kota. Peran gubernur lebih sebagai koordinator lintas daerah, perumus kebijakan strategis, sekaligus perwakilan pemerintah pusat di daerah.

“Dulu saya bilang ke teman-teman di DPRD Jawa Timur, saya ini belum punya wilayah. Keluar dari Indrapura itu sudah wilayah Surabaya, ke utara itu wilayah Gresik. Maka sangat layak kalau gubernur dipilih oleh DPRD,” ungkapnya.

Pernyataan Halim dibaca sebagai sinyal bahwa PKB tengah menyiapkan berbagai skenario politik nasional, termasuk kemungkinan perubahan sistem pilkada. Jika pemilihan gubernur benar-benar dilakukan melalui DPRD, maka kekuatan fraksi, kemampuan membangun koalisi, dan soliditas internal partai akan menjadi penentu utama.

Karena itu, kepengurusan baru DPW PKB Jatim disusun tidak hanya dengan komposisi relatif muda, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat struktur legislatif, disiplin organisasi, serta efektivitas kerja politik. Halim menegaskan strategi PKB bukanlah langkah reaktif, melainkan bagian dari perencanaan jangka panjang.

"Yang kami siapkan bukan hanya untuk satu momentum, tapi untuk masa depan Jawa Timur,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Oleh : Abdul Khalid Boyan Peneliti LPPM Universitas Arya Wangsa (UAW)    Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz, yang akrab disapa Gus Kikin, sebagai Ketua Umum …

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…