Jurnas.net - Di tengah geliat kawasan industri yang terus tumbuh, perhatian terhadap kualitas sumber daya manusia di sekitarnya menjadi penentu keberlanjutan. Prinsip inilah yang dipegang PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) saat meresmikan hasil renovasi SDN Pejangkungan II, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Senin, 9 Februari 2026.
Bersama Holding BUMN Danareksa dan Laznas LMI, peresmian ini menjadi penutup rangkaian Program SEMAR Pendidikan Holding Danareksa Tahun 2025, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan industri tidak boleh berjalan terpisah dari pembangunan manusia.
Sejumlah entitas yang tergabung dalam Holding BUMN Danareksa turut ambil bagian dalam program ini, mulai dari PT Danareksa, SIER, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Balai Pustaka, PT Nindya Karya, hingga pengelola kawasan industri lainnya seperti KIW, KBN, JIEP, KIM, dan KIMA.
Renovasi sekolah ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diarahkan pada penguatan kualitas pendidikan di wilayah ring satu kawasan industri. Bagi SIER, sekolah-sekolah di sekitar kawasan industri bukan sekadar objek bantuan, melainkan bagian dari ekosistem sosial yang akan melahirkan generasi penerus tenaga kerja unggul di masa depan.
Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daya saing kawasan industri.
Menurut Rizka, perbaikan sarana prasarana sekolah dilakukan setelah melihat adanya kebutuhan nyata, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan. Lingkungan belajar yang baik diyakini akan meningkatkan motivasi siswa sekaligus kualitas proses pembelajaran.
“SDN Pejangkungan II berada di kawasan ring satu PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) yang dikelola SIER. Sekolah ini tumbuh berdampingan dengan aktivitas industri. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memastikan lingkungan belajarnya aman, layak, dan mendukung tumbuh kembang anak-anak,” kata Rizka, Sabtu, 14 Februari 2026.
Senada dengan itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Jefri Ikhwan Maarif, menyebut renovasi ini sebagai bentuk kehadiran industri yang lebih humanis di tengah masyarakat. Renovasi meliputi pembangunan pagar pembatas antara area sekolah dan proyek perataan tanah kawasan industri guna meningkatkan keselamatan siswa, pavingisasi halaman sekolah agar aktivitas belajar dan bermain lebih nyaman, serta pemasangan papan nama sekolah sebagai identitas yang lebih representatif.
“Program SEMAR Pendidikan tidak berhenti pada perbaikan bangunan. Kami juga ingin membangun nilai, karakter, dan pengetahuan anak-anak sejak dini,” kata Jefri.
Sebagai wujud pendekatan tersebut, peresmian renovasi juga dirangkai dengan literasi keuangan bagi siswa kelas 4 dan 5. Melalui metode interaktif, siswa dikenalkan pada cara sederhana mengelola uang, menabung, dan memahami nilai tanggung jawab sejak usia sekolah dasar.
Kepala SDN Pejangkungan II, Agus Heru Hara, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan SIER dan mitra melalui Program SEMAR Pendidikan.
Ia berharap ke depan sekolahnya masih mendapat kesempatan untuk pengembangan fasilitas pendukung lainnya, seperti ruang serbaguna, musholla, serta perbaikan kamar mandi siswa guna menunjang pembinaan karakter dan aktivitas belajar secara menyeluruh.
“Perubahan ini sangat terasa. Sekolah kini lebih rapi, aman, dan nyaman. Dampaknya bukan hanya pada fisik bangunan, tetapi juga pada semangat belajar siswa dan motivasi guru,” tandasnya.
Editor : Amal