Cak Imin Ingin Pilkada Langsung Dihapus: Gubernur Ditunjuk Presiden dan Bupati/Walikota Dipilih DPR

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, usai membuka Muswil PKB Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, usai membuka Muswil PKB Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, melontarkan wacana besar yang berpotensi mengubah wajah demokrasi lokal di Indonesia. Dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jawa Timur di Surabaya, Cak Imin secara terbuka mengusulkan penghapusan Pilkada langsung, dan mendorong perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah, khususnya gubernur yang diusulkan dipilih langsung oleh Presiden.

Bagi Cak Imin, usulan tersebut bukan sekadar pilihan politik, melainkan respons atas mahalnya ongkos demokrasi yang dinilai telah melahirkan banyak distorsi dalam sistem bernegara. Ia menilai Pilkada langsung, terutama pemilihan gubernur, kerap tidak produktif dan justru membebani negara tanpa dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat.

"Kita harus jujur, banyak praktik pemilu langsung yang tidak efektif dan cenderung merusak sistem demokrasi. Biaya Pilgub sangat mahal, sementara hasilnya sering tidak sebanding,” kata Cak Imin, saat membuka Muswil PKB di Surabaya Jumat petang, 19 Desember 2025.

Dalam skema yang ditawarkan PKB, gubernur diusulkan ditunjuk langsung oleh Presiden sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Sementara untuk bupati dan wali kota, Cak Imin mendorong mekanisme pemilihan melalui DPRD agar proses politik lebih rasional, terukur, dan minim konflik horizontal. "PKB sepakat gubernur ditunjuk Presiden. Sedangkan bupati dan wali kota cukup dipilih DPRD,” ujar Cak Imin.

Cak Imin mengungkapkan bahwa gagasan tersebut telah ia komunikasikan dan dikoordinasikan dengan Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari diskursus pembenahan sistem ketatanegaraan ke depan. Ia menilai Indonesia membutuhkan keberanian untuk mengevaluasi ulang sistem demokrasi yang selama ini dianggap final, padahal dalam praktiknya masih menyisakan banyak persoalan.

Usulan ini disampaikan bersamaan dengan instruksi Cak Imin kepada seluruh kader dan pengurus DPW PKB Jawa Timur untuk menjadikan Muswil sebagai momentum evaluasi total. Ia mengingatkan bahwa Jawa Timur memiliki posisi historis sebagai basis utama PKB sejak kelahirannya pada 1998 hingga Pemilu 1999, sekaligus barometer kekuatan partai secara nasional.

Meski PKB mencatat hasil positif pada Pemilu 2024, Cak Imin menilai capaian tersebut belum merefleksikan kejayaan substantif partai. Menurutnya, kejayaan sejati bukan hanya diukur dari perolehan kursi, tetapi dari keberanian memperjuangkan sistem politik yang adil dan berpihak pada rakyat.

Dalam arahannya, Cak Imin memaparkan tiga agenda utama PKB Jawa Timur. Pertama, menghidupkan kembali identitas ke-Jawa Timuran PKB yang berakar pada nilai ke-NU-an, kesantrian, serta prinsip keadilan dan tanggung jawab sosial. 

Kedua, merebut kembali kepercayaan publik melalui perbaikan kinerja kader, khususnya anggota DPRD yang menjadi wajah terdepan partai di mata masyarakat. Ketiga, melakukan koreksi menyeluruh terhadap sistem berbangsa dan bernegara yang dinilainya masih sarat kelemahan. "Sebaik apa pun orangnya, kalau masuk ke sistem yang buruk, pasti akan menjadi buruk. Maka sistemnya yang harus dibenahi,” kata Cak Imin.

Selain isu sistem politik, Cak Imin juga meminta PKB Jawa Timur memberi perhatian serius pada persoalan kemiskinan dan krisis lingkungan hidup. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta kebijakan konkret yang berpihak pada kelompok rentan, bukan sekadar retorika politik.

Menutup sambutannya, Cak Imin menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan kiai atas kritik dan bimbingan yang selama ini diberikan kepada PKB. "Kami berharap Muswil PKB Jawa Timur menjadi titik balik untuk mengembalikan kepercayaan publik dan meneguhkan kembali peran Jawa Timur sebagai barometer politik PKB di tingkat nasional," pungkasnya.

Berita Terbaru

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Hentakan Musik Bersama Inklusivitas, Kepedulian Lingkungan, dan Sosial di Kridosono

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB

Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

HUT ke-62 Golkar, Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Organisasi Advokat Makin Menjamur, Diusulkan Menjadi Satu Wadah

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jutek Bongso Raih Gelar Doktor, Disertasi Soroti Masa Depan Organisasi Advokat

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB

Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Minat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68 Persen pada Kuartal III-2026

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB

Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…