Hadapi Era AI, Eri Cahyadi Tantang Gen Z Surabaya Beralih dari Pencari Kerja ke Pencipta Kerja

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat memotivasi mahasiswa Surabaya ditengah era AI dan digital. (Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat memotivasi mahasiswa Surabaya ditengah era AI dan digital. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Di tengah derasnya arus teknologi dan kecerdasan buatan, Eri Cahyadi menyampaikan pesan yang cukup menohok kepada mahasiswa berhenti berpikir menjadi pencari kerja, dan mulai berani menjadi pencipta lapangan kerja. Pesan itu disampaikan Wali Kota Surabaya saat menghadiri seminar Entrepreneur Day bertajuk “Empowering Young Entrepreneurs to Shape the Future” di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jumat, 13 Februari 2026.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Eri menegaskan bahwa dunia setelah kampus jauh lebih keras dibanding ruang kuliah. Karena itu, mahasiswa perlu membangun mental kewirausahaan sejak dini agar tidak gagap menghadapi perubahan.

“Kehidupan di luar kampus itu lebih berat. Kita harus punya jiwa kuat dan tahu betul seperti apa dunia kerja di depan kita,” kata Eri.

Namun, yang menjadi sorotan bukan sekadar ajakan berwirausaha, melainkan kritik terhadap mentalitas “zona nyaman” yang masih mengakar di kalangan generasi muda. Eri mengaku prihatin ketika lulusan perguruan tinggi masih bertanya kepadanya soal lowongan pekerjaan. “Saya sedih kalau anak muda Surabaya setelah lulus kuliah bertanya, ‘Pak Wali, ada loker nggak?’ Pengusaha itu mesin pencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja,” tegasnya.

Eri juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melihat Artificial Intelligence (AI) sebagai ancaman, melainkan peluang. Menurutnya, perubahan struktur pekerjaan akan semakin terasa menjelang 2030, ketika banyak profesi baru muncul akibat transformasi digital. Mahasiswa, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis, didorong untuk mampu membaca pola perubahan tersebut dan memanfaatkan teknologi sebagai alat, bukan pesaing.

“Teknologi bisa kita jalankan kalau kita isi dengan data dan kreativitas. Anak-anak muda harus adaptif dan inovatif,” katanya.

Dalam paparannya, Eri menyebutkan bahwa rasio wirausaha di Indonesia masih sekitar 3,47 persen. Angka itu dinilai belum ideal untuk menjadi motor penggerak ekonomi. Sebagai perbandingan, negara maju seperti Amerika Serikat membutuhkan sekitar 10 persen pengusaha untuk menjaga pertumbuhan ekonominya.

Bagi Eri, meningkatkan jumlah wirausaha muda menjadi salah satu kunci agar Surabaya tidak hanya menjadi kota konsumsi, tetapi juga pusat produksi dan inovasi. Ajakan itu bukan tanpa dukungan kebijakan. Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah percepatan ekonomi. Salah satunya dengan memanfaatkan 133 aset milik pemkot sebagai lokasi usaha UMKM.

Selain itu, melalui platform digital E-Peken, transaksi UMKM tercatat mencapai Rp219,3 miliar sejak Oktober 2021 hingga Januari 2026. Digitalisasi ini menjadi salah satu cara Pemkot mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas.
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga berencana mengalokasikan anggaran Rp5 juta per bulan di setiap RW untuk menggerakkan inovasi anak muda di tingkat kampung. Skema ini diharapkan menjadi laboratorium kewirausahaan berbasis komunitas.

Sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Eri juga membuka peluang kolaborasi lebih luas antara kampus dan pemerintah kota untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi. “Saya butuh kecepatan adaptasi anak-anak muda Surabaya. Kolaborasi dengan FEB UNAIR penting agar Gen Z Surabaya benar-benar jadi mesin penggerak ekonomi baru,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 18–20 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 18–20 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 13 Mar 2026 16:14 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 16:14 WIB

Jurnas.net - Layanan penyeberangan di lintas utama Jawa–Bali, yakni Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali, akan dihentikan sementara …

DPW PAN Jatim Serahkan SK 27 DPD, Tancap Gas Konsolidasi dan Bentuk Relawan hingga TPS untuk 2029

DPW PAN Jatim Serahkan SK 27 DPD, Tancap Gas Konsolidasi dan Bentuk Relawan hingga TPS untuk 2029

Jumat, 13 Mar 2026 15:38 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 15:38 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional Jawa Timur mulai memanaskan mesin organisasi menjelang agenda politik nasional mendatang.…

Pemkab Banyuwangi Sidak LPG 3 Kg Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan hingga 250 Persen

Pemkab Banyuwangi Sidak LPG 3 Kg Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan hingga 250 Persen

Jumat, 13 Mar 2026 10:34 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 10:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan ketersediaan gas elpiji subsidi tetap aman menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk memastikan…

Mudik Lebaran Berbarengan Nyepi, Pemprov Jatim Antisipasi Kepadatan Jalur Ketapang-Bali

Mudik Lebaran Berbarengan Nyepi, Pemprov Jatim Antisipasi Kepadatan Jalur Ketapang-Bali

Jumat, 13 Mar 2026 07:19 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 07:19 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi tantangan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Di mana…

PLN Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim–Bali Selama Ramadan dan Idulfitri

PLN Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim–Bali Selama Ramadan dan Idulfitri

Jumat, 13 Mar 2026 06:27 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 06:27 WIB

Jurnas.net – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dengan menetapkan masa siaga k…

Demokrat Jatim Santuni 60 Anak Yatim, Momentum Ramadan Perkuat Konsolidasi Kader

Demokrat Jatim Santuni 60 Anak Yatim, Momentum Ramadan Perkuat Konsolidasi Kader

Kamis, 12 Mar 2026 18:07 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Partai Demokrat Jawa Timur untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat konsolidasi…