Cak Imin: Kejayaan PKB Tak Bisa Instan dan Harus Dibangun dari Kerja Akar Rumput

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB di Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB di Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net-  Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa kebangkitan PKB di panggung politik nasional tidak bisa dicapai melalui manuver instan atau sekadar strategi elektoral jangka pendek. Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada kerja kolaboratif dan konsistensi kader dalam menyelesaikan persoalan nyata masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jawa Timur 2025 yang digelar di Surabaya, Jumat, 19 Desember 2025. Dalam forum konsolidasi tersebut, Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin, menekankan pentingnya memperkuat kerja-kerja politik berbasis akar rumput sebagai fondasi utama kejayaan partai.

“Kita harus bekerja keras. Dekati rakyat, bantu rakyat, selesaikan masalah rakyat, dan buat kebijakan yang berpihak kepada rakyat. PKB tidak mungkin berjalan sendiri tanpa kolaborasi,” tegas Cak Imin di hadapan para kader.

Ia menilai, tantangan politik ke depan semakin kompleks, sehingga menuntut partai untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, bukan hanya muncul menjelang kontestasi pemilu. Bagi Cak Imin, keberhasilan politik harus lahir dari kepercayaan publik yang dibangun melalui kebermanfaatan nyata.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, di sela Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB di Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, di sela Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB di Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Selain konsolidasi internal, Cak Imin juga menyoroti perlunya pembenahan sistem demokrasi elektoral. Ia menilai, sejumlah mekanisme pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah yang berjalan selama ini belum sepenuhnya produktif dan efektif dalam menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas.

“Kita menyadari masih banyak sistem pemilihan umum yang tidak produktif dan demokrasi yang tidak efektif. Ini harus dievaluasi secara serius agar demokrasi benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi sistem demokrasi tidak boleh dimaknai sebagai kemunduran demokrasi, melainkan upaya memperkuat kualitas partisipasi publik dan efektivitas kebijakan. Ia menegaskan, demokrasi seharusnya menjadi alat untuk mempercepat kesejahteraan, bukan sekadar rutinitas prosedural.

Muswil PKB Jawa Timur ini menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat barisan dan merumuskan strategi jangka panjang, tidak hanya menghadapi pemilu mendatang, tetapi juga dalam membangun peran PKB sebagai kekuatan politik yang konsisten membela kepentingan rakyat.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…