15 Ribu Lebih Personel Polda Lakukan Rikes Untuk Pengamanan TPS Pada Pilkada Serentak

Reporter : Redaksi
Personel kepolisian melakukan pemeriksaan kesehatan. (Dok: Humas Polfa Jatim)

Jurnas.net - Sebanyak 15.800 personel Polda Jawa Timur dan jajaran melakukan Pemeriksaan Kesehatan (Rikes). Ini dikakukan untuk mrmastikan mereka sehat, sebelum bertugas dalam pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada Serentak 2024.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan personel, khususnya di bidang kesehatan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto, Kamis, 21 November 2024.

Baca juga: Puluhan Polisi Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Pascaerupsi Semeru

Dirmanto menjelaskan Biddokkes Polda Jatim melakukan tindakan preventif, agar personel dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal dalam keadaan sehat. "Sehingga seluruh personel sebelum bertugas melaksanakan pengaman di TPS, kita lakukan pemeriksaan kesehatannya," ujarnya.

Baca Juga : Polda Jatim Periksa Nikita Mirzani Kasus Pencemaran Nama Baik 

Sementara itu, Kabiddokes Polda Jatim Kombes Khusnan Marzuki, mengatakan kegiatan ini juga untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI, yaitu optimalisasi pengaman Pilkada serentak tahun 2024.

Baca juga: Polda Jatim Kerahkan Personel Bersihkan Lahar Dingin Erupsi Semeru

Sementara untuk Satuan Kerja (Satker) di jajaran kewilayahan, kata dia, pemeriksaan kesehatan personel dilaksanakan oleh Siedokkes Polres dan didukung oleh Rumah Sakit Bhayangkara, Rayonisasi Polda Jatim. Rinciannya, 15 ribu personel dari Polres dan Polsek se- Jatim, dan 800 personel dari Polda Jatim.

"Untuk jumlah personel PAM TPS dari Satker Polda Jatim sebanyak 808 anggota, sedangkan personel Satker di wilayah Polres jajaran Polda Jatim sebanyak 15 ribu," ujarnya.

Baca juga: 22 Paslon Ditetapkan Pemenang Pilkada Jatim dan 17 Sisanya Masih Menanti Putusan MK

Apabila ditemukan personel yang kondisinya tidak samapta atau kurang sehat ada koormorbid penyakit yang beresiko bila melaksanakan tugas di TPS. Biddokkes akan memberikan rekomendasi untuk tidak di tempatkan di TPS.

"Nanti dilaksanakan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut terhadap personil tersebut, untuk dilakukan pengobatan," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru