Ahmad Sahroni Kembali Pimpin Komisi III DPR, Siap Buktikan Integritas dan Kerja Nyata

Reporter : Insani
Ahmad Sahroni resmi kembali menduduki kursi pimpinan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. (Istimewa)

Jurnas.net - Ahmad Sahroni resmi kembali menduduki kursi pimpinan Komisi III DPR RI sebagai Wakil Ketua, melalui rapat pleno yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kamis, 19 Februari 2026.

Penetapan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan politik Sahroni setelah sebelumnya sempat tersandung persoalan etik pasca peristiwa kerusuhan Agustus 2025. Kini, publik menilai kembalinya Sahroni bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan momentum pembuktian integritas dan kapasitas kepemimpinan.

Baca juga: ILUNI UI Buka Donasi Bantu Korban Banjir: Ahmad Sahroni Sumbang Rp1 Miliar

Praktisi hukum sekaligus Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menegaskan bahwa jabatan tersebut harus dijadikan titik balik. "Apapun, Ahmad Sahroni adalah anggota DPR yang dipilih rakyat dalam pemilu lima tahunan. Maka ini momentum bagi dia untuk menebus kesalahan masa lalu dengan kinerja nyata,” kata Boyamin.

Sebagai pimpinan Komisi III, Sahroni akan berhadapan langsung dengan isu-isu strategis di bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Komisi ini membidangi sejumlah mitra kerja penting seperti kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga pemasyarakatan - sektor yang selalu menjadi sorotan publik.

Menurut Boyamin, keputusan politik yang telah diambil dalam rapat pleno patut dihormati. Namun, posisi tersebut juga menuntut kerja lebih keras dan kehati-hatian, terutama dalam bersikap dan menyampaikan pernyataan ke publik. “Karena sudah ditetapkan sebagai pimpinan Komisi III, Sahroni harus bekerja lebih keras. Ia harus membuktikan bahwa kinerjanya sekarang jauh lebih baik dibanding sebelum terkena sanksi etik,” tegasnya.

Baca juga: Status Nonaktif Tak Hentikan Aksi Sosial Ahmad Sahroni, Ikut Kirim Bantuan 15 Ton Logistik ke Sumatera

Ia mengingatkan, jika tidak menunjukkan perbaikan signifikan, sorotan publik bisa kembali menguat. Selain tugas di parlemen, Sahroni juga didorong kembali fokus pada daerah pemilihannya, khususnya wilayah Jakarta Utara.

Boyamin menilai masih banyak persoalan mendesak yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari kawasan kampung kumuh di bawah jalan tol hingga problematika nelayan di Muara Angke. "Masih banyak kampung kumuh dan persoalan nelayan yang harus diperjuangkan. Justru di situlah kesempatan Ahmad Sahroni menunjukkan komitmennya dengan kerja nyata,” ujarnya.

Baca juga: Ahmad Sahroni Ungkap Perjalanan Hidup: Komitmen Bela Rakyat Tak Surut Meski Nonaktif dari DPR

Kinerja konkret di lapangan, khususnya yang dirasakan langsung masyarakat pesisir dan kawasan padat penduduk, dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Dalam rapat pleno tersebut, Dasco menyampaikan bahwa Sahroni menggantikan Rusdi Masse yang mundur dari Partai NasDem. “Ahmad Sahroni akan ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Rusdi Masse. Untuk itu kami sebagai pimpinan rapat akan menanyakan kepada Anggota Komisi III DPR RI, apakah Ahmad Sahroni dapat disetujui,” ujar Dasco dalam forum rapat, yang kemudian dijawab setuju oleh para anggota.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru