Rakerda Golkar Jatim, Sekjen Susun Peta Pemenangan Tambahan Kursi DPR RI dan DPRD di 2029

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, di sela Rakerda DPD Partai Golkar se- Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, di sela Rakerda DPD Partai Golkar se- Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Partai Golkar mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dengan memetakan secara detail daerah-daerah potensial di Jawa Timur. Langkah ini disiapkan untuk mengejar target penambahan 3 hingga 4 kursi DPR RI sekaligus mendongkrak perolehan kursi DPRD di seluruh kabupaten/kota dan provinsi.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, mengatakan pemetaan tersebut menjadi bagian dari strategi terukur partai dalam memperkuat basis elektoral di provinsi dengan jumlah pemilih terbesar kedua di Indonesia itu.

“Jelas kita menargetkan penambahan kursi. Baik di DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota. Kita sudah punya pemetaan daerah yang berpotensi menambah kursi, sekaligus daerah yang riskan kehilangan kursi,” kata Sarmuji, di sela Rakerda DPD Partai Golkar se-Jawa Timur, Minggu malam, 15 Februari 2026.

Menurutnya, peta politik tersebut tidak hanya berbasis hasil Pemilu sebelumnya, tetapi juga mempertimbangkan dinamika sosial, demografi pemilih, hingga kekuatan struktur partai di tingkat akar rumput. Dengan pendekatan itu, Golkar dapat menentukan prioritas penguatan di setiap daerah pemilihan.

Sarmuji menegaskan, daerah yang dinilai rawan atau berisiko kehilangan kursi akan mendapat perhatian khusus melalui penguatan konsolidasi kader, perbaikan komunikasi politik, serta optimalisasi kerja-kerja pelayanan masyarakat. Sementara itu, wilayah yang dinilai potensial akan didorong secara maksimal untuk mendulang tambahan kursi.

“Kita akan perkuat semuanya. Daerah yang berisiko kita jaga, daerah yang berpotensi kita dorong maksimal. Ini kerja sistematis dan terukur,” tegasnya.

Secara khusus untuk DPR RI, Sarmuji menyebut target penambahan 3 hingga 4 kursi dari Jawa Timur masih realistis untuk dicapai pada Pemilu 2029. Meski peta terbaru masih dalam proses pemutakhiran, ia optimistis target tersebut bisa dijangkau dengan kerja kolektif seluruh kader. “Kalau untuk DPR RI dari Jawa Timur, penambahannya mungkin 3 atau 4 kursi. Itu masih sangat masuk akal untuk kita jangkau,” katanya.

Strategi tersebut juga selaras dengan optimisme Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menilai soliditas kader Golkar Jawa Timur semakin kuat, terutama setelah pelantikan serentak pengurus DPD II se-Jatim.

Dengan penguatan struktur partai, pemetaan politik berbasis data, serta pendekatan yang lebih relevan dan dekat dengan masyarakat, Golkar menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu lumbung suara strategis untuk mendongkrak perolehan kursi secara nasional pada 2029.

Sarmuji menegaskan bahwa kerja pemenangan tidak hanya bersifat elektoral semata, tetapi juga harus dibangun melalui konsistensi program yang menyentuh kebutuhan rakyat. “Kita ingin kehadiran Golkar benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau itu terjaga, target kursi bukan hal yang mustahil,” pungkasnya

Berita Terbaru

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, GM FKPPI Jatim Kecam Israel dan Desak Negara Bertindak Tegas

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, GM FKPPI Jatim Kecam Israel dan Desak Negara Bertindak Tegas

Selasa, 31 Mar 2026 16:32 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:32 WIB

Jurnas.net — Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Praka Farizal Rhomadhon di Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Di rumah sederhana yang d…

Rieke: RUU PSdK Harus Lindungi Pembela HAM dari Kriminalisasi

Rieke: RUU PSdK Harus Lindungi Pembela HAM dari Kriminalisasi

Senin, 30 Mar 2026 22:41 WIB

Senin, 30 Mar 2026 22:41 WIB

Jurnas.net - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, mengusulkan penguatan perlindungan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pembahasan RUU…

DPRD Jatim Bentuk Pansus LKPJ 2025, Rapor Kinerja Khofifah-Emil Siap Dievaluasi

DPRD Jatim Bentuk Pansus LKPJ 2025, Rapor Kinerja Khofifah-Emil Siap Dievaluasi

Senin, 30 Mar 2026 13:41 WIB

Senin, 30 Mar 2026 13:41 WIB

Jurnas.net - DPRD Provinsi Jawa Timur mulai menggeber fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan…

Gus Lilur Bongkar Ketimpangan Industri Rokok, Dorong Model UMKM untuk Sejahterakan Petani

Gus Lilur Bongkar Ketimpangan Industri Rokok, Dorong Model UMKM untuk Sejahterakan Petani

Senin, 30 Mar 2026 06:37 WIB

Senin, 30 Mar 2026 06:37 WIB

Jurnas.net – Ketimpangan dalam industri tembakau nasional kembali menjadi sorotan. Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM. K…

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi Perketat Pengawasan di Ketapang

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi Perketat Pengawasan di Ketapang

Minggu, 29 Mar 2026 17:50 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 17:50 WIB

Jurnas.net - Puncak arus balik Lebaran 2026 di lintas penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk terjadi pada Minggu (29/3/2026). Ribuan…

Halalbihalal Jadi Momentum Konsolidasi, Ali Mufthi Pastikan Golkar Jatim Solid hingga Akar Rumput

Halalbihalal Jadi Momentum Konsolidasi, Ali Mufthi Pastikan Golkar Jatim Solid hingga Akar Rumput

Minggu, 29 Mar 2026 13:08 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 13:08 WIB

Jurnas.net - Momentum halalbihalal dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur tidak sekadar sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk…