Masyarakat Toba Ikuti Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama Sihar Sitorus

Reporter : Budi Warsito
Anggota DPR RI Komisi IX Sihar Sitorus sosialisasikan Program MBG ke masyarakat di Lapangan Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sabtu 7 Maret 2026.

Jurnas.net - Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar P. H. Sitorus, bertatap muka dengan masyarakat di Lapangan Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sabtu 7 Maret 2026.

 

Baca juga: Sihar Sitorus Tekankan Pentingnya Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis di Toba

Pada pertemuan itu, Sihar Sitorus mensosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Sihar menegaskan bahwa, intervensi gizi bagi masyarakat merupakan langkah strategis untuk menyiapkan masa depan generasi Indonesia. 

 

Menurut Sihar, pemenuhan gizi tidak sekadar soal mengenyangkan, tetapi berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan daya pikir, serta membentuk kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

 

Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan yang baik, tetapi juga pada pengelolaan pelaksanaan di lapangan. Pengelolaan data yang rapi, pengawasan yang kuat, distribusi yang tepat waktu, serta penerapan standar higienitas dapur yang ketat menjadi faktor penting agar program berjalan efektif dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Baca juga: Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

 

"Pelaksanaan Program MBG akan terbantu dengan pengelolaan data yang rapi, pengawasan yang kuat, distribusi yang tepat waktu, serta standar higienitas dapur yang ketat agar program dapat berjalan efektif dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu dibutuhkan sinergi antara lembaga dan masyarakat untuk mendukung program ini," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 Maret 2026. 

 

Baca juga: MBG Jatim Jadi Motor Pertanian dan Standar Keamanan Pangan Nasional

Sihar juga mendorong Badan Gizi Nasional untuk memperkuat fungsi pengawasan mutu dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah makanan yang disalurkan, tetapi dari kualitas makanan yang aman, bergizi, tepat sasaran, dan benar-benar diterima dengan baik oleh anak-anak sebagai penerima manfaat.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak serta mendukung pelaksanaan program MBG sebagai upaya bersama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Editor : Budi Warsito

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru