Eri Cahyadi Pangkas 30 Persen Anggaran PPATK Pemkot Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Balai Kota Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Balai Kota Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemangkasan anggaran pemerintah sebesar Rp306,69 triliun pada 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Instruksi yang ditandatangani pada 22 Januari 2025 ini mewajibkan kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, serta pemerintah daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota, untuk menerapkan langkah-langkah efisiensi anggaran di berbagai sektor.

Menanggapi kebijakan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah lebih dulu menjalankan efisiensi anggaran sejak 2024. Salah satu langkah yang diambil adalah memangkas anggaran Alat Tulis Kantor (ATK) serta menghapus kegiatan yang dianggap tidak esensial.

"Sejak 2024, kami sudah memangkas anggaran ATK dan menghapus kegiatan yang tidak berdampak langsung pada masyarakat. Saat itu, banyak yang mempertanyakan kebijakan ini. Namun, sekarang kebijakan serupa juga diterapkan oleh pemerintah pusat," kata Eri, Sabtu, 8 Februari 2025.

Pada 2025, Pemkot Surabaya meningkatkan efisiensi dengan memangkas anggaran ATK dari 20 persen menjadi 30 persen. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital di lingkungan pemkot juga diperluas guna mengurangi ketergantungan pada penggunaan ATK konvensional.

"Jika bisa menggunakan gadget, kenapa harus menggunakan ATK secara berlebihan? Karena itu, anggaran ATK kami pangkas," jelasnya.

Baca Juga : Masyarakat Diimbau Waspadai Modus Penipuan Berkedok Program Pemkot Surabaya

Selain ATK, Pemkot Surabaya juga menghapus anggaran perjalanan dinas luar negeri. Wali Kota Eri menilai bahwa pengurangan kunjungan kerja dan kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung pada masyarakat sejalan dengan kebijakan efisiensi yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Saya bersyukur dengan kebijakan ini. Saat kami menerapkan efisiensi tahun 2024, banyak yang mengkritik. Namun kini, Presiden mengambil langkah serupa, membuktikan bahwa keputusan kami tepat demi kepentingan rakyat," ujarnya.

Meski melakukan efisiensi di berbagai sektor, Wali Kota Eri memastikan bahwa belanja pegawai, termasuk gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), tidak akan dipangkas.

"Gaji dan tunjangan sudah diatur dalam peraturan pemerintah, jadi tidak akan dikurangi. Namun, tunjangan berbasis kinerja bisa mengalami penyesuaian jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun," terangnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa anggaran Rp1 triliun yang dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui APBD akan kembali didiskusikan dengan DPRD Surabaya. Sebagian dana tersebut juga akan dialokasikan untuk pembangunan sekolah dan perbaikan lingkungan di Surabaya.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat agar pembangunan di Surabaya berjalan lebih cepat," pungkasnya.

Berita Terbaru

KAHMI Jatim Gelar Charity Golf, Ratusan Peserta dari Beragam Kalangan Ikut Meriahkan Muswil VI

KAHMI Jatim Gelar Charity Golf, Ratusan Peserta dari Beragam Kalangan Ikut Meriahkan Muswil VI

Sabtu, 19 Sep 2026 18:46 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 18:46 WIB

Jurnas.net – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur mencoba menghadirkan warna baru dalam rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) VI. Untuk p…

Ribuan Pelari dari Aceh hingga Papua Ramaikan Soekarno Run di Banyuwangi

Ribuan Pelari dari Aceh hingga Papua Ramaikan Soekarno Run di Banyuwangi

Sabtu, 19 Sep 2026 17:22 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – Banyuwangi kembali menggelar dua event olahraga dalam waktu bersamaan. Soekarno Run dan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 menjadi bagian …

17 Madrasah di Jepara Digelontor Banpres Rp17 Miliar

17 Madrasah di Jepara Digelontor Banpres Rp17 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 17:35 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:35 WIB

Jurnas.net -  Sebanyak 17 madrasah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, disasar progam revitalisasi bantuan presiden (Banpres) Prabowo Subianto. Tiap madrasah …

Lomba Kampung Pancasila Dimulai, Eri Cahyadi: Surabaya Maju karena Gotong Royong Warga

Lomba Kampung Pancasila Dimulai, Eri Cahyadi: Surabaya Maju karena Gotong Royong Warga

Jumat, 18 Sep 2026 15:37 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 15:37 WIB

Jurnas.net — Ribuan warga memenuhi Balai Kota Surabaya, Kamis (17/9/2026) malam. Gemuruh tabuhan kentongan yang dipimpin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama …

Wali Kota Dumai Kunjungi SIER, Jajaki Kerja Sama Logistik dan Pengembangan Industri

Wali Kota Dumai Kunjungi SIER, Jajaki Kerja Sama Logistik dan Pengembangan Industri

Jumat, 18 Sep 2026 14:10 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota Dumai menjajaki peluang kerja sama dengan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), khususnya di sektor logistik, pergudangan, …

Bupati Banyuwangi Jamin Pendidikan Anak 2 Korban KM Virgo yang Masih Hilang

Bupati Banyuwangi Jamin Pendidikan Anak 2 Korban KM Virgo yang Masih Hilang

Jumat, 18 Sep 2026 09:31 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:31 WIB

Jurnas.net — Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memastikan pendidikan anak-anak dari dua warga Banyuwangi yang menjadi korban hilang dalam kecelakaan KM Virgo …