Golkar Jatim Resmi Berganti Nahkoda: Sarmuji Tantang Ali Mufthi Naikkan Perolehan Kursi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, resmi melantik pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2025-2030. (Insani/Jurnas.net)
Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, resmi melantik pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2025-2030. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, resmi melantik pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2025–2030, di bawah kepemimpinan Ali Mufthi, Jumat, 25 Juli 2025. Dalam sambutannya, Sarmuji menegaskan harapan besar terhadap kepengurusan baru agar mampu meningkatkan capaian politik Golkar di Jawa Timur, bahkan melampaui pencapaian yang telah diraihnya.

“Saya ke Jatim ini seperti pulang ke rumah sendiri. Saya percaya pengurus Golkar Jatim kali ini bisa lebih baik dari saya, bisa menutupi kekurangan yang dulu, dan membawa Golkar lebih tinggi lagi,” kata Sarmuji di Kantor DPD Golkar Jatim, Surabaya.

Sarmuji menilai capaian Golkar Jatim selama periode kepemimpinannya cukup signifikan, di mana Partai Golkar berhasil menaikkan kursi DPR RI dari 11 menjadi 13 kursi pada Pemilu 2024. Di tingkat DPRD Provinsi Jatim, naik dari 13 menjadi 15 kursi. Sedangkan di tingkat DPRD kabupaten/kota, terjadi peningkatan total sebanyak 30 kursi.

Namun, menurut Sarmuji, tantangan ke depan tidak ringan. Ia berharap Ali Mufthi dan jajaran pengurus baru mampu membaca peluang dan menjawab dinamika politik yang terus berkembang.

“Saya yakin bisa naik 17 kursi di DPRD Jatim, syaratnya DPD Golkar Jatim harus memetakan kembali daerah-daerah berpotensi seperti Madiun dan Banyuwangi. Kita perlu strategi baru untuk menjawab zaman baru. Jangan pakai cara lama,” ujar Sarmuji.

Baca Juga : Perjalanan Ali Mufthi, Mulai ber- HMI dan Menuju Senayan Hingga Kini Pimpin Golkar Jatim

[caption id="attachment_8255" align="alignnone" width="1080"] Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Sarmuji mengakui bahwa Jawa Timur bukan merupakan basis tradisional Partai Golkar. “Secara geneologis politik, basis utama Golkar ada di Kalsel, Sulsel, Sumatra, Kaltim, dan Jabar. Maka di Jatim, kerja keras dan kekompakan adalah kunci," ucap pria yang juga Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jatim yang baru, Ali Mufthi, menyambut baik tantangan tersebut dengan optimisme. Ia mengatakan struktur baru Golkar Jatim dirancang inklusif, melibatkan tokoh dari berbagai latar belakang.

“Kami hadir dengan semangat baru. Ada tokoh NU, Muhammadiyah, kepala daerah, hingga pengusaha. Golkar hadir untuk seluruh segmen masyarakat,” ujar Ali.

Ia juga menegaskan komitmen partainya untuk terus memperbesar pengaruh dan kepercayaan publik di Jawa Timur. “Dengan kerja keras dan kekompakan, kami yakin Golkar Jatim akan semakin kuat,” ucap Ali.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…