Guru Besar UI Soroti Rekrutmen dan Fenomena Strawberry Generation di Green Industrial Awards 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Guru Besar dari Universitas Indonesia (UI), Prof Rhenald Kasali PhD (jas hitam), dalam acara Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024. (Dok: Humas PT SIER)
Guru Besar dari Universitas Indonesia (UI), Prof Rhenald Kasali PhD (jas hitam), dalam acara Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024. (Dok: Humas PT SIER)

Jurnas.net - Dalam malam penganugerahan “Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024”, yang digelar di Grand Ballroom Vasa Hotel Surabaya pada Jumat malam, 29 November 2024. Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia (UI), Prof Rhenald Kasali PhD, memberikan pandangan mendalam tentang tantangan dunia kerja saat ini.

Ia menekankan proses perekrutan karyawan baru harus dilakukan dengan lebih cermat dan menyeluruh, tidak hanya menilai keterampilan teknis atau latar belakang pendidikan.

Dalam sesi talkshow yang dipandu oleh Emil Faizza, Prof Rhenald menjawab pertanyaan dari Taufiqurrochman, Manufacturing Head PT SC Johnson Manufacturing, mengenai tantangan dalam merekrut karyawan.

Prof Rhenald menekankan pentingnya melihat aspek yang lebih mendalam, termasuk latar belakang emosional, masa kecil, dan pengaruh keluarga calon karyawan. “Anak-anak sekarang banyak yang menghadapi persoalan dalam kecerdasan sosial. Karena itu, perusahaan tidak cukup hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga harus membentuk mentalitas karyawan,” katanya.

Prof Rhenald juga mengulas fenomena Strawberry Generation, generasi muda yang dikenal kreatif tetapi cenderung rapuh dan mudah menyerah. Fenomena ini, kata dia, tidak dapat dilepaskan dari peran orang tua yang disebutnya sebagai Strawberry Parents.

“Di balik adanya Strawberry Generation, ada Strawberry Parents-orang tua yang terlalu protektif, memanjakan anak-anak mereka, dan kurang memberikan ruang untuk membangun kemandirian,” jelasnya.

Sebagai contoh, ia mengutip kasus di Surabaya, di mana orang tua menyuruh anak menggonggong dalam perselisihan siswa antar sekolah. Pola asuh seperti ini, katanya, melemahkan mental anak dan menciptakan generasi yang rapuh.

Baca Juga : SIER Raih ASRRAT 2024 Penghargaan Bergengsi Bidang Keberlanjutan di Asia

[caption id="attachment_6531" align="alignnone" width="1080"] Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, memberikan penghargaan Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024 ke guru besar UI, Prof Rhenald Kasali PhD. (Dok: Humas PT SIER)[/caption]

Fenomena ini, lanjutnya, menjadi tantangan dalam dunia kerja saat ini. Generasi muda yang kurang memiliki kecerdasan sosial sering kali kesulitan menghadapi tekanan di tempat kerja.

“Ada fenomena ‘muntaber’ mundur tanpa berita yang sering terjadi di perusahaan. Bahkan alasan ketidakhadiran yang mereka sampaikan terkadang tidak masuk akal, seperti ‘tidak masuk kerja karena kucingnya sakit," ujarnya.

Namun, Prof Rhenald menyoroti perbedaan mencolok antara anak-anak dari keluarga dengan etos kerja yang kuat dan mereka yang dibesarkan dalam lingkungan protektif. Anak-anak dari keluarga pejuang, katanya, memiliki mentalitas yang lebih tangguh dan produktivitas yang lebih tinggi.

Ia memberikan contoh lulusan SMK dari sekolah milik Djarum di Kudus, yang gajinya bahkan bisa dua kali lipat lebih besar dari lulusan sarjana. “Anak-anak dari keluarga pejuang ini memiliki keunggulan mental dan produktivitas yang luar biasa. Mereka terbiasa bekerja keras dan menghadapi tantangan, yang menjadikan mereka aset berharga bagi perusahaan,” ujarnya.

Selain memberikan pandangan terkait dunia kerja, Prof Rhenald juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, atas pidatonya yang inspiratif mengenai pengelolaan kawasan industri.

Baca Juga : SIER Green Industrial Awards 2024 Tekankan Praktek Industri Dengan ESG Terintegrasi

[caption id="attachment_6502" align="alignnone" width="1080"] Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, memberikan penghargaan ke salah satu penerima Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024. (Dok: Humas PT SIER)[/caption]

Ia menilai penguasaan materi Didik yang mendalam, mencerminkan komitmen SIER dalam mendorong praktik industri berkelanjutan dan terintegrasi dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Paparan Dirut SIER menggambarkan bagaimana kepemimpinan yang kuat mampu mengarahkan perusahaan menuju keberlanjutan dan inovasi yang relevan dengan tantangan global saat ini,” ucapnya.

Di akhir sesi, Prof Rhenald memberikan pesan penting kepada perusahaan untuk lebih selektif dalam merekrut karyawan. Ia menegaskan bahwa selain keterampilan teknis, karakter, kecerdasan sosial, dan ketahanan mental calon karyawan juga harus menjadi pertimbangan utama.

“Tantangan dunia kerja saat ini tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal membangun karakter dan ketahanan. Perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan kedua aspek tersebut,” pungkasnya.

Acara Green Industrial Awards 2024, yang diselenggarakan oleh PT SIER, tidak hanya menjadi ajang untuk memberikan penghargaan kepada tenant-tenant terbaik di kawasan industri SIER Surabaya dan PIER Pasuruan, tetapi juga menjadi forum refleksi mendalam. Tidak hanya membahas keberlanjutan dari sisi lingkungan, tetapi juga pentingnya membangun sumber daya manusia yang tangguh dan siap menghadapi dinamika dunia kerja.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…