Kejari Didesak Usut Tuntas Dugaan Hilangnya Aset Rumdin Bupati Ponorogo 2015-2020 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan warga Kabupaten Ponorogo datangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. (Istimewa)
Puluhan warga Kabupaten Ponorogo datangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. (Istimewa)

Jurnas.net - Puluhan warga Kabupaten Ponorogo yang mengatasnamakan Aksi Serentak Cinta Ponorogo (ASTON) melurug kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Jumat, 12 Juli 2024.

Kedatangan puluhan warga ini untuk melaporkan dugaan raibnya ratusan aset milik daerah di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Ponorogo selama periode 2015-2020, atau selama era Bupati Ipong Muchlissoni menjabat.

Kordinator aksi Wakidi mengatakan, pihaknya meminta Kejaksaan untuk mengusut kasus raibnya aset Pemkab rumdin bupati yang dibeli dengan APBD tersebut. "Kami melaporkan hilangnya aset di rumah dinas bupati. Selama periode 2015-2020, era bupati Ipong," katanya.

Mukidi merinci ada sekitar 107 item aset milik daerah diduga raib saat itu. Dimana total barang yang hilang ditafsir mencapai Rp1,4 miliar. Diantaranya, lemari pakaian senilaia Rp137 juta, meja tamu senilai Rp64,5 juta, dan alat-alat olah raga senilai Rp42,5 juta serta beberapa benda perkakas rumah tangga lainnya.

"Nilai totalnya Rp1,4 miliar, dan beberapa benda yang mempunyai nilai sejarah di rumah dinas bupati. Jadi saat bupati baru sudah tidak ada semua. Jadi benda itu hilang yang menjabat waktu bupati Ipong," ujarnya.

Baca Juga : Partai NasDem Beri Rekomendasi Pada Enam Bacalon Kepala Daerah di Jatim

[caption id="attachment_5318" align="alignnone" width="1599"] Puluhan warga Kabupaten Ponorogo usai melapor ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. (Istimewa)[/caption]

Mukidi menambahkan, tak hanya melaporkan ke Kejaksaan Ponorogo. Pihaknya juga melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Agung. "Kita juga laporkan ke Kejati dan Kejagung. Surat kita kirimkan lewat kantor Pos hari ini," ujarnya.

Mukidi berharap, Kejaksaan mengusut tuntas kasus ini agar jelas kemana aset milik daerah itu. Karena selain merugikan negara, juga beberapa barang yang hilang juga memiliki histori sejarah karena merupakan peninggalan dari bupati pertama Ponorogo Betoro Katong.

"Kita kawal bersama agar kasus ini bisa diusut tuntas. Karena lemari peninggalan Betoro Katong juga ikut hilang. Itu nilai sejarahnya tidak ternilai," katanya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Ponorogo Agung Riyadi mengaku telah menerima laporan warga terkait raibnya aset daerah di Rumdin Bupati Ponorogo itu. Pihaknya pun akan menelaah terlebih dahulu laporan itu sebelum melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

"Kita telaah dulu laporan dan barang bukti yang dilampirkan. Sekilas saya baca tadi terkait aset milik daerah yang hilang," pungkasnya.

Berita Terbaru

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…