KPK Geledah di Tiga Kota Jatim: Bongkar Sindikat Suap Proyek Terkait OTT Bupati Ponorogo

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (dua dari kanan) bersama tersangka lain ditetapkan tersangka kasua suap proyek. (Dok: Jurnas.net)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (dua dari kanan) bersama tersangka lain ditetapkan tersangka kasua suap proyek. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggencarkan operasi senyap di tiga kota sekaligus untuk membuka dugaan jejaring praktik suap dan gratifikasi dalam lingkar kekuasaan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Selama sepekan terakhir, penyidik bergerak maraton dari Surabaya, Bangkalan, hingga Ponorogo, menyasar rumah pejabat, tenaga ahli bupati, hingga kantor perusahaan penyedia proyek.

Langkah agresif ini disebut sebagai fase krusial untuk membongkar dugaan bancakan proyek dan suap jabatan yang selama ini diduga berlangsung rapi.

Di Surabaya, penyidik KPK menggeledah rumah SUG, ELW, serta kantor CV Raya Ilmi dan CV Rancang Persada. Sejumlah dokumen strategis dan barang bukti elektronik diamankan sebagai bagian dari pembuktian dugaan aliran uang dan proyek.

Di kantor PT Widya Satria, penyidik tak hanya menyegel dokumen dan perangkat elektronik, tetapi juga menyita satu unit senjata api, yang kemudian dititipkan ke Polda Jawa Timur. Penemuan senpi ini menambah spektrum penyidikan, mengingat jarang ditemukan dalam kasus korupsi level daerah.

Dari Surabaya, tim bergeser ke Bangkalan. Rumah KKH, Tenaga Ahli Bupati Ponorogo, menjadi lokasi penggeledahan berikutnya. Lagi-lagi penyidik membawa pulang dokumen dan barang bukti elektronik yang diperkirakan berkaitan dengan pengaturan proyek dan dugaan suap jabatan.

Sementara di Ponorogo, penggeledahan berlangsung paling masif. Sejumlah nama penting digeledah, mulai dari rumah Bupati Sugiri Sancoko, rumah YSD (PPK Proyek Pembangunan Monumen Reog), Rumah MJB (PPK Proyek RSUD dr. Harjono), Rumah RLL (Anggota DPRD Ponorogo), dan kantor CV Wahyu Utama.

Seluruh lokasi tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan proyek-proyek strategis daerah yang kini diperiksa alur penunjukan, pelaksanaan, hingga potensi pemberian suap.

Menurut sumber internal, rangkaian penggeledahan ini merupakan upaya memetakan jalur transaksi dan penempatan pejabat yang diduga “dibisniskan”.

KPK menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang disita akan dianalisis untuk memetakan skema dugaan suap, baik terkait jabatan, pengaturan pemenang proyek, maupun gratifikasi lain yang mengalir ke pihak tertentu.

“Seluruh barang bukti ini akan didalami penyidik untuk mengungkap praktik korupsi secara menyeluruh,” ujar pernyataan resmi lembaga antirasuah itu.

KPK juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Ponorogo yang dinilai aktif mendukung proses pemberantasan korupsi. Dukungan tersebut dinilai penting demi mewujudkan birokrasi bersih serta tata kelola pengadaan proyek yang transparan dan akuntabel.

“Pemberantasan korupsi harus melibatkan masyarakat agar hasil pembangunan benar-benar kembali ke warga,” tegas KPK dalam keterangannya.

Berita Terbaru

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Jurnas.net – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal organisasi terbesar di Indonesia ini tidak hanya m…

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …