KPK Geledah Kantor PT WS di Surabaya: Ada Dugaan Main Proyek Monumen Reog Ponorogo

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengawal KPK saat menggeledah kantor PT WS di Surabaya. (Istimewa)
Polisi mengawal KPK saat menggeledah kantor PT WS di Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperluas penyelidikannya dalam kasus suap jual beli jabatan yang menyeret Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Setelah menyasar ruang-ruang kekuasaan di Ponorogo, giliran kantor PT Widya Satria (WS) di kawasan Ketintang Permai, Surabaya, yang digeledah pada Rabu, 26 November 2025.

PT WS adalah kontraktor pelaksana pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) - proyek megah yang selama ini dijual sebagai ikon baru Ponorogo. Namun, di balik narasi kemegahan itu, KPK disebut menemukan petunjuk baru tentang potensi penyimpangan dalam pengerjaan proyek multiyears tersebut.

Pemilik PT WS, Erlangga Satriagung, mengaku santai menanggapi penggeledahan itu. Ia menegaskan bahwa perusahaannya tidak ada kaitan dengan kasus suap jabatan.

"Kalau dikaitkan ini ya nggak lah. Ini kan memang tugasnya KPK mencari data. Proyeknya juga dari 2024,” kata Erlangga, kepada wartawan.

Pemilik PT WS, Erlangga Satriagung. (Insani/Jurnas.net)Pemilik PT WS, Erlangga Satriagung. (Insani/Jurnas.net)

Namun ketika ditanya mengenai nilai kontrak dan detail teknis proyek yang dikerjakan perusahaannya, Erlangga memilih tak memberi banyak penjelasan.

"Waduh, nggak hafal ya. Saya kan cuma pemegang saham, jadi nggak paham teknisnya,” ujarnya singkat.

Bukan Sekadar Proyek Budaya, tapi Pintu Masuk Investigasi KPK

Informasi yang dihimpun menyebut, penggeledahan kantor PT WS bukan langkah acak. KPK diduga telah menemukan bukti permulaan yang menghubungkan proyek Monumen Reog dengan dugaan praktik korupsi lain, termasuk suap pengadaan dan penerimaan gratifikasi yang terungkap setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sugiri Sancoko.

Monumen Reog dan MRMP sendiri merupakan proyek besar yang didanai APBD Ponorogo secara bertahap. Patung Reog raksasa yang diklaim akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia itu baru rampung struktur utamanya. Tahap selanjutnya ialah pembangunan museum dan fasilitas penunjang.

Proyek yang semestinya menjadi kebanggaan budaya Ponorogo ini justru kini berubah menjadi salah satu titik paling krusial dalam penyidikan KPK. Lembaga antirasuah memastikan akan menelisik setiap proses pengadaan dan alur anggaran proyek tersebut.

KPK disebut tak hanya memburu suap jabatan, tetapi juga memetakan dugaan adanya ekosistem korupsi di Ponorogo - dari proyek pembangunan hingga pengurusan jabatan.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…