Relawan Juang Purnawirawan TNI/Polri Dukung Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para purnawiran TNI/Polri yang tergabung dalam Relawan Juang mendukung pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jatim 2024. (Insani/Jurnas.net)
Para purnawiran TNI/Polri yang tergabung dalam Relawan Juang mendukung pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jatim 2024. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dukungan terhadap pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, terus mengalir. Terbaru, dukungan datang dari para purnawiran TNI/Polri yang tergabung dalam Relawan Juang.

"Yang pertama mendeklarasikan dukungan ke Khofifah itu adalah relawan juang dan langsung ditandatangai oleh pimpinan kabupaten/kota, karena saat itu kebetulan sedang rakorda," kata Khofifah, di sela deklarsi relawan di Gedung Juang 45 di Jalan Mayend Sungkono Surabaya, Kamis, 24 Oktober 2024.

Khofifah mengaku sangat mengapresiasi dukungan dari para purnawirawan tersebut. Menurut Khofifah, Relawan Juang merupakan komponen masyarakat yang pertama kali menginisiasi dukungan terhadap dirinya.

"Tentu dukungan dari relawan ini adalah semangat awal kami yang memberikan support pada proses perjuangan Khofifah-Emil," katanya.

Baca Juga : Dianggap Sukses Entas Kemiskinan di Jatim, Persaudaraan 98 Dukung Khofifah-Emil

[caption id="attachment_6099" align="alignnone" width="1080"] Para purnawiran TNI/Polri yang tergabung dalam Relawan Juang mendukung pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jatim 2024. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan bagaimana peran Relawan Juang dalam mendukungnya, salah satunya dengan buku saku. Khofifah menilai bahwa buku saku tersebut menjadi panduan bagi Relawan Juang untuk total mendukung pasangan no 2 tersebut.

"Secara scientific, beliau memiliki buku saku yang bisa memberikan referensi dan potret bagaimana kerja pemerintah Provinsi Jawa Tmur bersama seluruh elemen strategis masyarakat di Jatim. Itu bukan prestasi Pemprov Jatim tapi prestasi seluruh masyarakat dalam banyak apresiasi dalam maupun luar negeri. Beliau sudah meng-compile dengan luar biasa," katanya.

Sementara itu, Ketua Relawan Juang Kolonel (Purn) Didi Supriyadi, mengatakan alasan dukungan untuk Khofifah - Emil adalah hak konstitusional warga negara. Selain itu, pihaknya juga melihat potensi kepemimpinna Khofifah - Emil yang sudah teruji. "Kami bukan tim sukses melainkan relawan yang ingin mendapatkan pemimpin yang sesuai pengkajian kami di lembaga ini," kata Didi.

Menurutnya, ada kriteria tertentu yang dimiliki Khofifah dalam mempimpin Jatim diperiode pertama. Rekam jejak Khofifah – Emil nyata dan mampu mewujudkan misi dan visinya yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya.

"Sala satu alasannya karena rekam jejak. Track record berdasarkan pencapaian Nawa Bhakti Satya itu kan sudah tercapai semua. Sehingga dalam buku saku itu kami tidak mengajak atau memaksa, hanya ingin menawarkan pilihan bahwa memilih calon pemimpin harus berdasarkan track record nya. Ibu Khofifah sudah terbukti berdasarkan pencapaian nawabakti satya," pungkasnya.

Berita Terbaru

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Jurnas.net - Akses layanan kesehatan rujukan kembali menjadi persoalan bagi warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seorang ibu hamil berusia 39…